MBG Pamekasan Diguncang Video Susu Diduga Berulat, Publik Tunggu Klarifikasi

Kamis, 16 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Video susu diduga berulat dalam menu MBG di Pamekasan memicu kekhawatiran orang tua murid.

Video susu diduga berulat dalam menu MBG di Pamekasan memicu kekhawatiran orang tua murid.

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Video susu diduga berulat dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Pamekasan viral di media sosial. Peristiwa itu memicu kekhawatiran orang tua murid karena menyangkut keamanan pangan bagi anak-anak sekolah.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena MBG merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan gizi siswa. Jika kualitas makanan dan minuman tidak terjaga, kepercayaan masyarakat terhadap layanan tersebut bisa terganggu.

Dalam video yang beredar, seorang pria memperlihatkan susu merek OT Tanggo dengan tanggal kedaluwarsa tercantum hingga 2027. Ia menyebut susu tersebut berulat dan meminta pengawas MBG segera turun tangan.

Sejumlah murid SD tampak berada di lokasi saat video direkam. Mereka terlihat kebingungan ketika produk yang seharusnya dikonsumsi justru disebut bermasalah. Hingga Rabu (16/4/2026), belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana MBG maupun instansi terkait.

Kepala Gudang Distributor susu OT Tanggo, Hendra, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan produk dalam video berasal dari distribusi resmi. Menurut dia, rekaman tersebut tidak menunjukkan proses pembukaan kemasan secara utuh.

“Susunya tidak jelas apakah benar produk kami atau bukan, karena tidak diperlihatkan proses membuka dan menuangnya,” ujar Hendra saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan stok susu di gudang telah kosong sejak awal April 2026. “Hampir sebulan stok kosong. Begitu barang datang langsung kami distribusikan,” katanya.

Terkait dugaan adanya ulat, Hendra menduga kemungkinan terjadi kebocoran pada kemasan. “Mungkin saja bocor dan mungkin dapur MBG tetap menyalurkan,” ucapnya.

Supervisor susu OT, Agnes, menyatakan temuan tersebut sudah dilaporkan ke manajemen. “Sudah saya sampaikan dan akan segera kami konfirmasi lebih lanjut,” katanya.

Kasus ini menambah tuntutan agar pengawasan distribusi makanan sekolah diperketat, mulai dari penyimpanan, pengiriman, hingga penyajian di sekolah. Jika tidak segera ditangani, keresahan orang tua bisa meluas dan berdampak pada partisipasi siswa dalam program MBG.

Bagi masyarakat, yang dibutuhkan bukan sekadar klarifikasi, tetapi jaminan bahwa makanan dan minuman yang diterima anak aman dikonsumsi setiap hari. Transparansi hasil pemeriksaan juga penting untuk memulihkan kepercayaan publik.

Seorang guru TK di Kertagena Daya berharap pengawasan MBG dilakukan maksimal. “Demi kesehatan anak-anak Pamekasan, pengawasan harus dijalankan dengan optimal,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Berita Terbaru