Momentum Hari Pahlawan, Polresta Mataram Ajak Bangkitkan Nasionalisme

- Redaksi

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-80 di Lapangan Apel Polresta Mataram, Senin (10/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke-80 di Lapangan Apel Polresta Mataram, Senin (10/11/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id — Suasana pagi di Lapangan Apel Polresta Mataram pada Senin (10/11/2025) terasa berbeda dari biasanya. Udara yang sejuk berpadu dengan nuansa khidmat ketika ratusan anggota Polri dan ASN jajaran Polresta Mataram berdiri tegak dalam barisan, mengikuti upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-80.

Upacara penghormatan ini menjadi bentuk refleksi atas perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa yang telah merebut kemerdekaan Indonesia. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH., memimpin jalannya kegiatan dengan penuh ketegasan dan wibawa. Turut hadir para pejabat utama, para Kapolsek, serta jajaran perwira dan bintara di lingkungan Polresta Mataram.

Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan mengangkat tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”  sebuah ajakan moral bagi setiap anak bangsa untuk meneladani semangat juang para pahlawan dalam menghadapi tantangan masa kini. Tema itu, kata AKBP I Wayan Sudarmanta, bukan sekadar slogan, tetapi panggilan hati agar semangat pengabdian dan tanggung jawab terhadap negeri tetap menyala di setiap langkah kehidupan.

Dalam amanatnya, Wakapolresta menekankan pentingnya memahami nilai-nilai perjuangan sebagai pedoman dalam bertugas. “Dari para pahlawan kita belajar tiga hal penting: kesabaran menghadapi ujian, keikhlasan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, dan pandangan jauh ke depan dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.

Menurutnya, makna kepahlawanan tidak boleh berhenti pada upacara seremonial semata. Peringatan Hari Pahlawan, lanjutnya, merupakan momentum untuk menghidupkan kembali semangat nasionalisme, gotong royong, serta dedikasi dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara.

“Perjuangan para pahlawan bukan hanya tercatat dalam sejarah, tetapi harus diwujudkan dalam karya nyata. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan semangat itu dengan bekerja profesional, melayani masyarakat sepenuh hati, dan menjaga kepercayaan publik terhadap Polri,” katanya di hadapan peserta upacara.

Ia juga mengajak seluruh personel Polresta Mataram untuk memaknai Hari Pahlawan dengan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Baginya, menjadi pahlawan di era modern bukan lagi tentang mengangkat senjata, tetapi bagaimana seseorang mampu memberikan manfaat dan rasa aman bagi orang lain.

“Setiap tindakan positif, setiap pelayanan tulus, dan setiap dedikasi yang diberikan tanpa pamrih adalah bentuk nyata kepahlawanan masa kini. Mari isi kemerdekaan ini dengan kerja keras, ketulusan, dan kontribusi terbaik untuk bangsa,” imbuhnya.

Upacara kemudian ditutup dengan prosesi penghormatan dan tabur bunga oleh jajaran Forkopimda Kota Mataram. Para peserta berdiri dalam keheningan, menyimak tiap detik upacara dengan penuh penghormatan. Tabur bunga dilakukan sebagai simbol pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang rela menukar nyawa demi masa depan bangsa.

Suasana haru dan khidmat mengiringi akhir prosesi. Bendera merah putih berkibar gagah di tengah lapangan, menjadi saksi tekad para insan Bhayangkara untuk terus menjaga amanah perjuangan para pahlawan. Semangat juang itu kini diteruskan dalam bentuk pengabdian, disiplin, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru