Nafkahi Anak Istrinya, Cak Yanto Lumajang Jadi Tukang Pijat Tunanetra

- Redaksi

Rabu, 20 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Cak Yanto saat memijat pasiennya (Dok Foto Riyaman)

Cak Yanto saat memijat pasiennya (Dok Foto Riyaman)

LUMAJANG, RadarBangsa.co.id – Cak Yanto (48) penyandang tunanetra dari Desa Tekung, Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Jawa timur, menjadi tulang punggung keluarga nya dengan menjadi tukang pijat urut.

Ada tiga orang yang dinafkahi cak Yanto, yaitu istri, anak dan cucunya. Ditengah keterbatasannya, Cak Yanto tetap berusaha menafkahi keluarga kecilnya itu.

“Dalam sehari biasanya ada sekitar 1-2 orang yang menggunakan jasa saya. Kalau masalah bayaran, saya tidak pasang harga (seikhlasnya)”, ucap Yanto saat ditemui RadarBangsa.co.id ditempat prakteknya (di rumahnya), Selasa malam (19/7/2022).

Kata Yanto, kadang-kadang juga tidak ada pelanggan sama sekali, tapi tetap saya syukuri karena masih cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Yanto mengaku bisa menjadi tukang pijat karena dari keturunan. “Ya, nenek dan bapak saya Memeng tukang pijat. Jadi nurun ke saya mas,” akunya.

Kini para pengguna jasanya tidak hanya dari wilayah Kecamatan Tekung. Tak jarang pula pengguna jasanya berasal dari luar Kecamatan. Mereka bisa datang langsung ke tempat praktek cak Yanto. Sesekali ada juga yang menjemputnya untuk diajak langsung ke rumah pengguna jasa.

Usaha pijat tunanetra yang Cak Yanto jalankan sempat mengalami paceklik saat awal munculnya pandemi COVID-19. Hampir satu tahun lebih tidak ada satupun pelanggan yang datang untuk pijat di tempatnya. Cak Yanto sempat kebingungan lantaran hanya pekerjaan itu yang bisa dia lakukan. Beruntung, masih ada orang-orang baik yang membantunya dengan memberikan sumbangan sembako.

“Memang betul betul sepi, Virus Covid -19 benar-benar membuat saya bingung. Penghasilan tidak ada sama sekali, bahkan untuk beli tembakau dan cengkeh untuk merokok saja sulit,” kata Yanto, sambil mengelus dahinya.

Yanto berharap para pengguna jasanya bisa puas dan jodoh, serta semua urat yang lesu bisa kembali bersemangat lagi. “Ya bisa sembuhlah, kalau gak sembuh, kan gak kembali mas,” katanya, sambil tangannya memijit pasien nya.

Salah satu pelanggan nya, Iman, yang saat itu menggunakan jasa cak Yanto mengatakan, bahwa dirinya selalu menggunakan jasa cak Yanto.

Ia mengaku, kalau pijat ke orang lain seakan tak nyaman dan tak yakin bisa sembuh.

“Tak terasa, kurang enak mas, tapi kalau ke Cak Yanto, saya yakin bakalan sembuh. Tekanannya itu pas. Kalau pas, kan enak”, kata Iman (36) warga Wonokerto Kecamatan Tekung.

“Intinya, saya kalau pas badan terasa kaku dan sakit semua, langsung pergi ke cak Yanto. Alhamdulillah, setelah dipijat langsung segar kembali. Beraktifitas pun sudah tidak lesu”, akunya.

Berbicara terkait pijat memijat, penulis juga sangat kurang nyaman kalau tidak pijat ke cak Yanto. Kalau tidak di pegang tangannya cak Yanto serasa kurang pas, dan kurang Yakin.

“Tapi, kalau sudah di pegang cak Yanto, badan saya langsung nyaman dan segar kembali.”

Kepingin badan nya segar!. Buruan pergi ke cak Yanto

Berita Terkait

Pemkab Pasuruan Tambah Ambulans Baru, Layanan Darurat Makin Cepat
Lonjakan Kasus HIV di Jatim, Senator DPD RI Lia Istifhama Serukan Akhiri Stigma
TP PKK Madiun Ukir Prestasi di Harkanas 2025
Banyuwangi Naik Kelas di Penilaian Kota Sehat
Pemkot Blitar Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Lewat Ngobras
Poliklinik Tumbuh Kembang RS Ruslan Jadi Magnet Baru Kurangi Stunting
Klinik UTM Resmi Dibuka, Akses Kesehatan Bangkalan Makin Dekat
RSUD Ruslan Dipantau Kemenkes untuk Layanan Bayi Tabung

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 08:08 WIB

Pemkab Pasuruan Tambah Ambulans Baru, Layanan Darurat Makin Cepat

Senin, 1 Desember 2025 - 09:01 WIB

Lonjakan Kasus HIV di Jatim, Senator DPD RI Lia Istifhama Serukan Akhiri Stigma

Minggu, 30 November 2025 - 08:01 WIB

TP PKK Madiun Ukir Prestasi di Harkanas 2025

Minggu, 30 November 2025 - 06:55 WIB

Banyuwangi Naik Kelas di Penilaian Kota Sehat

Sabtu, 29 November 2025 - 15:04 WIB

Pemkot Blitar Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Lewat Ngobras

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan arahan kepada pengurus DMI Jatim pada Masjid Award 2025 di Islamic Center Surabaya. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ekonomi

Khofifah Minta DMI Garap Peluang Ekonomi Umat

Senin, 8 Des 2025 - 06:21 WIB