Pasar Murah di Jombang, Strategi Khofifah Kendalikan Inflasi

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa warga saat mengunjungi stand pelaku UMKM dalam gelaran pasar murah di Balai Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Senin (22/9/2025). (Foto Dok Biro Adpim Jatim/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa warga saat mengunjungi stand pelaku UMKM dalam gelaran pasar murah di Balai Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Senin (22/9/2025). (Foto Dok Biro Adpim Jatim/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Program yang dipimpin langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini berlangsung di Balai Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Senin (22/9/2025).

Pasar murah tersebut tercatat sebagai kegiatan ke-99 sepanjang 2025. Berbagai komoditas disediakan dengan harga jauh di bawah pasar maupun harga eceran tertinggi (HET). Misalnya, beras premium dijual Rp14.000 per kilogram atau Rp70.000 per sak, lebih rendah dari harga pasar Rp15.000/kg. Selain itu, beras SPHP disiapkan hingga 10 ton dengan harga Rp11.000/kg, turun signifikan dibanding harga pasar Rp13.666/kg.

Komoditas lain juga dijual lebih terjangkau, antara lain gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp13.000/liter, telur ayam Rp22.000/pack, daging ayam Rp33.000/pack, bawang merah Rp28.000/kg, bawang putih Rp24.000/kg, serta tepung terigu Rp10.000/kg.

Khofifah menegaskan pasar murah menjadi langkah nyata Pemprov Jatim untuk menekan gejolak harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
“Kami terus bergerak dari satu daerah ke daerah lain agar manfaat pasar murah bisa dirasakan merata. Semoga ini menjadi solusi untuk meringankan pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, agenda pasar murah juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal. Dalam kesempatan itu, Khofifah memesan 200 mainan tradisional otok-otok berbahan bambu yang akan ditampilkan pada pembukaan Musda Dekopinwil Jawa Timur.

Antusiasme warga terlihat jelas. Ponirah (68), warga Dusun Balong Biru, mengaku terbantu dengan harga yang lebih ramah kantong.
“Alhamdulillah, saya membeli beras, minyak, telur, dan gula. Terima kasih Ibu Khofifah,” ucapnya dengan senyum lega.

Pasar murah diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian inflasi di Jawa Timur. Program ini sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta menjaga kesejahteraan warga di tengah fluktuasi harga pasar.

“Pasar murah harus terus digerakkan sebagai ikhtiar bersama menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat,” pungkas Khofifah.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik
Jatim Ngacir Saat Ekonomi Global Gonjang-Ganjing, Khofifah Bongkar Mesin Uang Baru Penggerak Daerah
BNN Bongkar Ancaman Narkoba di Pasuruan, Anak SD hingga Lansia Kini Jadi Target Peredaran
72 Pemuda Pasuruan Dilantik Jadi Garda Anti Narkoba, Mas Rusdi: Jangan Cuma Seremoni
Mas Rusdi Soroti Akses Pendidikan Anak Miskin Saat Santunan Yatim di Pabrik Air Mineral Pasuruan
Antrean Haji Sidoarjo Tembus 29 Tahun, 1.133 Jamaah Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci
Bupati Musi Rawas Lepas 103 Calon Haji, Kesehatan dan Pelayanan Jamaah Jadi Sorotan
Anggota DPD RI Lia Istifhama Soroti Hambatan SLIK, Dorong Bank Mandiri Permudah Kredit UMKM Pemula

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:39 WIB

DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:53 WIB

BNN Bongkar Ancaman Narkoba di Pasuruan, Anak SD hingga Lansia Kini Jadi Target Peredaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:47 WIB

72 Pemuda Pasuruan Dilantik Jadi Garda Anti Narkoba, Mas Rusdi: Jangan Cuma Seremoni

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:41 WIB

Mas Rusdi Soroti Akses Pendidikan Anak Miskin Saat Santunan Yatim di Pabrik Air Mineral Pasuruan

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:12 WIB

Antrean Haji Sidoarjo Tembus 29 Tahun, 1.133 Jamaah Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci

Berita Terbaru