Pasca Nataru, Disdik Asahan Monitoring KBM Sekolah Dasar

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kadis Pendidikan Asahan Musa Al Bakrie melakukan monitoring KBM di SD Negeri 014685 Siumbut Baru pasca libur Nataru. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Plt Kadis Pendidikan Asahan Musa Al Bakrie melakukan monitoring KBM di SD Negeri 014685 Siumbut Baru pasca libur Nataru. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan melakukan monitoring proses belajar mengajar di sejumlah sekolah dasar setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pembelajaran kembali berjalan normal, efektif, dan sesuai standar mutu pendidikan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Musa Al Bakrie, turun langsung meninjau kegiatan belajar mengajar di UPTD SD Negeri 014685 Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Selasa (6/1/2026). Monitoring difokuskan pada tingkat kehadiran guru dan kepala sekolah, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), serta kondisi lingkungan sekolah.

“Monitoring ini rutin kami lakukan pasca libur panjang untuk memastikan guru hadir, siswa kembali fokus belajar, dan program sekolah berjalan sesuai rencana,” ujar Musa Al Bakrie di sela kegiatan.

Dari hasil pemantauan, Musa mengungkapkan masih ditemukan sejumlah siswa kelas V dan VI yang belum sepenuhnya menguasai kemampuan dasar matematika sederhana. Temuan tersebut menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.

“Kondisi ini harus segera ditindaklanjuti melalui strategi pembelajaran yang lebih efektif agar kompetensi dasar siswa dapat tercapai sesuai standar,” katanya.

Selain aspek akademik, Musa juga menyoroti faktor lingkungan sekolah. Ia menyebut area sekolah berpotensi terdampak banjir akibat saluran air yang tersumbat di sekitar lokasi. Menurutnya, kondisi tersebut perlu penanganan cepat agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Sehubungan dengan itu, Musa mengimbau kepala sekolah dan guru untuk memperkuat koordinasi dengan orang tua atau wali siswa, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah setempat dalam mengantisipasi berbagai persoalan di lingkungan sekolah.

“Kami berharap seluruh pemangku kepentingan pendidikan bergerak bersama menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan demi mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Penulis : Joko

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru