Pasuruan Genjot Renovasi Sekolah, Target Selesai Akhir Desember

Jumat, 5 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan pengecekan progres rehabilitasi ruang kelas di salah satu SD di Kabupaten Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas melakukan pengecekan progres rehabilitasi ruang kelas di salah satu SD di Kabupaten Pasuruan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Upaya meningkatkan kualitas ruang belajar di Kabupaten Pasuruan kembali dipercepat menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah memastikan berbagai kerusakan fasilitas pendidikan tidak dibiarkan berlarut, terutama pada sekolah-sekolah dasar dan menengah pertama yang selama ini menjadi tumpuan pendidikan dasar di daerah.

Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengalokasikan pembenahan di 279 titik pada ratusan SD dan SMP. Program tersebut meliputi pembangunan ruangan baru hingga perbaikan sarana yang sudah tak layak. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, menyebut langkah ini sebagai bagian dari komitmen tahunan pemerintah daerah untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

“Tahun ini kami memprioritaskan perbaikan fasilitas yang berdampak langsung pada kelancaran proses belajar mengajar. Ada ratusan titik yang kami tangani, mulai pembangunan ruang kelas baru, perbaikan toilet, hingga rehab perpustakaan dan ruang guru,” ujar Krisni saat meninjau pembenahan ruang kelas di SDN Kalirejo, Rabu (3/12/2025).

Bantuan pembangunan dan rehabilitasi mencakup pembangunan ruang kelas baru, pembangunan toilet, pavingisasi, pagar sekolah, aula, musholla, hingga perbaikan laboratorium, perpustakaan, ruang kepala sekolah, UKS, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Pemerintah menilai pemerataan pembangunan menjadi tuntutan mengingat sebagian sekolah berada di wilayah pedesaan yang masih kekurangan fasilitas dasar.

Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp51,64 miliar. Seluruh pendanaan berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2025. Menurut Krisni, dana tersebut tidak hanya untuk memperbaiki bangunan rusak, tetapi juga memastikan siswa memiliki ruang belajar yang bermutu dan layak.

“Anggaran ini kami usahakan agar menyentuh kebutuhan paling mendesak. Banyak sekolah yang kondisi ruangannya sudah memprihatinkan, dan kami tidak ingin anak-anak belajar dengan rasa tidak nyaman,” tambahnya.

Pelaksanaan pembangunan dan rehab dimulai sejak pertengahan Oktober dan ditarget rampung pada 28 Desember 2025. Dengan waktu yang cukup singkat, pemerintah meminta seluruh kontraktor menjaga kualitas pekerjaan agar fasilitas siap digunakan pada awal semester mendatang.

Orang tua siswa di sejumlah wilayah juga menyatakan apresiasi. Mereka menilai perbaikan sarpras sekolah menjadi kebutuhan yang lama ditunggu. Seorang wali murid di Kecamatan Bangil, misalnya, mengaku lega ruang kelas anaknya akhirnya dibenahi setelah mengalami kebocoran dan kerusakan dinding dalam beberapa tahun terakhir.

“Pemerintah harus memastikan sekolah tidak hanya berdiri, tetapi juga layak. Anak-anak berhak mendapatkan ruang belajar yang aman,” ujarnya.

Krisni berharap proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala cuaca maupun teknis. Ia juga mengingatkan para siswa untuk bersabar selama masa rehabilitasi berlangsung.

“Untuk kelas yang masih ditangani, mohon bersabar dulu. Setelah selesai, ruangannya akan jauh lebih baik dan bisa digunakan kembali,” tuturnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus memperkuat kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Pasuruan. Pemerintah menargetkan perbaikan sarpras secara berkelanjutan akan terus dilanjutkan pada tahun mendatang sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Berita Terbaru