Pemerintah Optimalkan Ketahanan Pangan, Bupati Lamongan Ungkap Kemajuan

- Redaksi

Sabtu, 10 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pak Yes saat sambutan pada acara Gebyar dan Pelantikan Pengurus Genta Pangan Se-Jawa Timur di  Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (10/8/2024). (IST)

Pak Yes saat sambutan pada acara Gebyar dan Pelantikan Pengurus Genta Pangan Se-Jawa Timur di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (10/8/2024). (IST)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Untuk mengurangi ketergantungan pada impor pangan, Pemerintah terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan nasional. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengungkapkan bahwa kedaulatan pangan di Lamongan terus menunjukkan kemajuan.

“Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas keragaman pangan di Lamongan. Peningkatan lahan bero melalui program pompanisasi telah mendorong kenaikan indeks pertanian dan nilai tukar petani (NTP) yang kini mencapai 116%. Ini menunjukkan bahwa kesiapan pangan kita di Lamongan semakin membaik,” ujar Pak Yes pada acara Gebyar dan Pelantikan Pengurus Genta Pangan Se-Jawa Timur di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (10/8/2024).

Kabupaten Lamongan, yang memiliki luas lebih dari 1,8 ribu km², menyumbang PDRB terbesar dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, yakni 31,53 persen. Sebagai lumbung pangan nasional, Lamongan menghasilkan padi dengan jumlah konsisten antara 1,1 hingga 1,2 juta ton per tahun.

Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengoptimalkan berbagai program untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani. Pada tahun 2023, Pemkab Lamongan telah menyalurkan bantuan bibit padi hibrida sebanyak 12.250 kg, benih jagung 4.125 kg, benih sorgum 5.400 kg, benih cabai rawit 740 pak, cabai merah 165 pak, dan berbagai bantuan lainnya.

Selain itu, sarana dan prasarana terus diperbaiki, termasuk alat operasional, jalan usaha tani, pompanisasi, dan normalisasi saluran irigasi. Dengan pelantikan pengurus Genta Pangan se-Jawa Timur oleh Budiman Sujatmiko di Lamongan, Pak Yes menyambut positif program dan inovasi yang akan dikembangkan.

“Semoga inisiatif-inisiatif ini dapat mendorong Indonesia menuju kedaulatan pangan, sehingga ketahanan pangan kita dapat menjadi bagian dari ketahanan nasional,” ujar Pak Yes.

Sementara itu, Ketua Umum Genta Pangan Nasional, Budiman Sujatmiko, menekankan pentingnya peran ketahanan pangan dalam menggerakkan petani melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai bagian dari manajemen ekonomi desa.

“Desa memainkan peran kunci. APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) perlu membangun sumber daya manusia dan pendidikan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Budiman.

Budiman berharap pelantikan pengurus Genta Pangan se-Jawa Timur dapat berdampak positif di sektor pangan. Ia menambahkan bahwa terdapat empat pilar yang menentukan kemajuan suatu negara: FEED (Food, Energy, Environment, Data/Digital).

“Negara yang memiliki kemandirian pangan, energi, mampu menjaga lingkungan, dan memanfaatkan teknologi digital dengan baik akan menjadi negara maju. Oleh karena itu, fokus Genta Pangan saat ini adalah pada aspek pangan,” pungkas Budiman.

Lainnya:

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru