Pemkab Asahan Berkomitmen Perkuat Peran Strategis Posyandu

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan Tahun 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan Tahun 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya memperkuat Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai simpul integrasi layanan sosial dasar masyarakat. Upaya tersebut dikonsolidasikan melalui Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan Tahun 2025 yang dibuka langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (17/12/2025).

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari penyesuaian kebijakan daerah terhadap dinamika regulasi nasional sekaligus menjawab tantangan layanan publik di tingkat akar rumput. Posyandu kini tidak lagi diposisikan semata sebagai layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat lintas sektor yang terintegrasi hingga ke desa dan kelurahan.

Forum strategis tersebut dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu, kepala perangkat daerah terkait, para camat se-Kabupaten Asahan, serta seluruh kepala puskesmas. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan promotif dan preventif.

Dalam arahannya, Bupati Asahan menekankan bahwa penataan Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) mengacu pada Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Melalui regulasi tersebut, Posyandu diberi mandat strategis untuk melaksanakan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Posyandu kini menjadi bagian penting dari sistem pelayanan publik yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga pelayanan sosial sepanjang siklus kehidupan,” ujar Taufik Zainal Abidin.

Ia menegaskan, integrasi layanan tidak akan berjalan optimal tanpa pembagian peran yang jelas antarperangkat daerah, dukungan kebijakan yang kuat, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, perhatian terhadap operasional dan kesejahteraan kader Posyandu dinilai krusial agar layanan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui konsolidasi ini, Pemkab Asahan menargetkan peningkatan kualitas layanan publik berbasis komunitas sekaligus percepatan pencapaian indikator pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Posyandu diharapkan menjadi simpul pelayanan yang responsif, terukur, dan adaptif terhadap kebutuhan warga di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Lainnya:

Penulis : Joko

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:22 WIB

Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB