Pemkab Madiun Gelar BST di Nampu, Serap Aspirasi dan Perkuat Gotong Royong Warga

Kamis, 16 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi (tengah) berfoto bersama Forkopimda dan jajaran OPD usai kegiatan kerja bakti membangun rumah layak huni dalam rangka Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Selasa (15/10/2025). (Foto: Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi (tengah) berfoto bersama Forkopimda dan jajaran OPD usai kegiatan kerja bakti membangun rumah layak huni dalam rangka Bakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Selasa (15/10/2025). (Foto: Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial Terpadu (BST) sebagai sarana untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan kali ini berlangsung di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, selama dua hari, 14–15 Oktober 2025, dan menjadi BST kedua di masa pemerintahan pasangan Bupati H. Hari Wuryanto dan Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi (Harmonis).

BST merupakan program rutin Pemkab Madiun yang menggabungkan pelayanan publik, kegiatan sosial, dan sarasehan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin lebih dekat dengan warga desa, mendengarkan langsung kebutuhan serta memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan masyarakat.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto membuka kegiatan tersebut dengan acara serap aspirasi masyarakat yang dikemas dalam bentuk sarasehan di balai desa setempat. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa BST bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kedekatan pemerintah dengan rakyat.

“Kegiatan ini prinsipnya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan menumbuhkan rasa gotong royong. Selain itu, BST juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa Nampu,” ujar Hari Wur, sapaan akrabnya.

Pada hari kedua, Bupati bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Forkopimda, dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) melanjutkan kegiatan dengan kerja bakti membangun rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Program tersebut menjadi bagian dari visi misi Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

“Pembangunan rumah baru layak huni ini merupakan bentuk nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga, agar tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak,” terang Hari Wuryanto.

Selain pembangunan fisik, Bupati juga menyoroti pentingnya sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menegaskan bahwa pemerintahan Harmonis berkomitmen untuk terus memperluas program satu desa satu mobil siaga sebagai bentuk pelayanan kesehatan yang cepat dan merata.

“Semoga tahun depan bisa ditambah lagi, sehingga dalam tiga atau empat tahun ke depan seluruh desa di Kabupaten Madiun memiliki satu mobil siaga,” ujarnya.

Selama kegiatan BST, masyarakat disuguhkan berbagai layanan publik dari sejumlah OPD, termasuk pelayanan administrasi PBB dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan, serta program pasar murah, perpustakaan keliling, dan pemeriksaan kesehatan hewan.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun juga turut membuka pos layanan kesehatan dan edukasi keluarga di posyandu serta memantau kegiatan pasar murah di lokasi BST. Ketua TP PKK Kabupaten Madiun bersama istri Wakil Bupati terlihat aktif berinteraksi dengan warga dan pelaku UMKM yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

“Kami ingin kegiatan seperti ini membawa manfaat langsung bagi masyarakat, tidak hanya dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” kata Bupati Hari Wuryanto.

Dengan kegiatan BST di Desa Nampu, Pemkab Madiun berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, serta semangat gotong royong warga terus tumbuh untuk mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru