Pemkot Blitar Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa Lewat Ngobras

Sabtu, 29 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta dan tenaga medis berdiskusi dalam kegiatan Ngobras Bareng Sahabat Tersayang di Kota Blitar, Kamis (27/11/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Peserta dan tenaga medis berdiskusi dalam kegiatan Ngobras Bareng Sahabat Tersayang di Kota Blitar, Kamis (27/11/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BLITAR, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kota Blitar semakin memperkuat layanan kesehatan mental melalui kegiatan Ngobras Bareng Sahabat Tersayang yang digelar di Graha Wicaksana Dinas Kesehatan Kota Blitar, Kamis (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi forum dialog, evaluasi, dan sinergi antara pemerintah, tenaga medis, keluarga, relawan, dan lembaga sosial untuk memperkuat penanganan serta pencegahan masalah kesehatan jiwa di kota itu.

Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono, menyatakan bahwa jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Blitar saat ini mencapai 298 orang, dengan kondisi bervariasi dari ringan hingga memerlukan penanganan intensif. Priyo menekankan bahwa upaya pemerintah tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan melalui dukungan keluarga, lingkungan, dan kolaborasi lintas lembaga.

“Melalui Ngobras ini kita satukan keluarga, relawan, tim medis, dan psikolog untuk mengevaluasi dan meningkatkan layanan. Pendekatan ini tidak hanya bersifat medis, tetapi juga membangun dukungan lingkungan dan keterlibatan lembaga terkait,” ujar Priyo.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dissie Laksmonowati Arlini, menambahkan bahwa kegiatan ini telah direncanakan sejak awal tahun sebagai pembinaan rutin bagi sahabat tersayang. Dinkes juga memperkenalkan inovasi layanan seperti Pos Brondong Ngopi dan odong-odong ngolah pikir di Kecamatan Sukorejo, yang dirancang agar peserta lebih nyaman menjalani pemeriksaan dan pendampingan.

“Posyandu jiwa di tiap kecamatan sudah berjalan, namun hari ini kita perkuat sinergi lintas sektor. Aspirasi dari keluarga dan komunitas kami tampung agar layanan semakin terpadu,” jelas Dissie.

Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan lembaga CSR seperti Laziz NU untuk mendukung warga berkebutuhan khusus, terutama penyintas gangguan jiwa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Dengan pendekatan yang lebih humanis dan kolaboratif, Pemkot Blitar berharap layanan kesehatan jiwa semakin optimal dan inklusif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru