Pendidikan Politik Bakesbangpol Jember Bekali Pemilih Pemula Hadapi Pemilu

Selasa, 21 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMA dan SMK mengikuti Pendidikan Politik Pemilih Pemula yang digelar Bakesbangpol Kabupaten Jember di Aula Bakesbangpol, Selasa (21/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelajar SMA dan SMK mengikuti Pendidikan Politik Pemilih Pemula yang digelar Bakesbangpol Kabupaten Jember di Aula Bakesbangpol, Selasa (21/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember menggelar Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula di Aula Bakesbangpol Jember, Selasa (21/7/2026). Kegiatan bertema “Generasi Muda dan Partisipasi Dalam Pembangunan Bangsa (Masa Depan Demokrasi Ada di Tanganmu)” itu ditujukan untuk membekali pelajar dengan pemahaman politik yang benar sekaligus mendorong peningkatan partisipasi demokrasi.

Peserta berasal dari SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 5, SMKN 2, dan SMKN 4 Jember. Bakesbangpol menghadirkan akademisi Universitas Jember (Unej) Prof. Agus Triyono serta anggota Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Dr. Evi Lestari, SE., M.Si., dengan moderator anggota Bawaslu Jember, Faizal Fahreza.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember, Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., mengatakan pendidikan politik menyasar para siswa SMA dan SMK yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu mendatang. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi sekaligus memperkuat Indeks Demokrasi Kabupaten Jember.

“Tujuannya tentu ada peningkatan Indeks Demokrasi untuk Kabupaten Jember. Harapannya masyarakat tidak apatis, tetapi mau menentukan pilihan dan ikut andil dalam kebijakan,” ujar Dwi Handarisasi.

Dalam sesi materi, Dr. Evi Lestari mengajak generasi muda mengubah cara pandang terhadap politik. Menurutnya, politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan ruang pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menyongsong Indonesia Emas dengan membangun kapasitas, integritas, karakter, serta kepedulian terhadap persoalan bangsa. Karena itu, pelajar didorong untuk aktif memahami proses demokrasi sejak dini.

“Anak muda jangan menjadi generasi yang apatis terhadap keadaan bangsa hari ini dan jangan hanya menjadi penonton yang pandai mengkritik. Jadilah generasi yang berani belajar, berani bertanya, serta berani mengambil tanggung jawab dan keputusan,” tegas Evi.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari kalangan pendidik. Guru SMKN 2 Jember, Dwi Joko Santoso, menilai pendidikan politik semacam ini mampu memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada siswa mengenai demokrasi dan praktik politik di Indonesia.

“Tanggapan kami sangat positif untuk murid saya, karena di sini siswa diberi pengetahuan mengenai demokrasi dan politik yang sesungguhnya. Kadang ada rumor negatif tentang politik, ternyata itu tidak benar. Harapan kami ke depan, politik di Indonesia dapat berjalan sesuai harapan rakyat,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga pendidikan, Bakesbangpol Jember berharap pendidikan politik bagi pemilih pemula dapat terus berlanjut. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas partisipasi generasi muda dalam pemilu sekaligus memperkuat demokrasi di Kabupaten Jember.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru