Permintaan Emas Meningkat di 2025 – RadarBangsa Lamongan

- Redaksi

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Emas Antam

Ilustrasi Emas Antam

RadarBangsa.co.id – Harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada Kamis (30/1/2025), dengan lonjakan permintaan terhadap aset safe haven seiring ancaman tarif baru dari Amerika Serikat (AS). Harga emas spot meningkat 1,3% menjadi US$ 2.794,42 per ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi US$ 2.798,24 di awal sesi perdagangan. Sebelumnya, rekor tertinggi tercatat di level US$ 2.790 pada Oktober 2024. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melonjak 1,8% ke US$ 2.845,20.

Menurut analis senior di Kitco Metals, Jim Wyckoff, ketidakpastian terkait kebijakan perdagangan dan luar negeri pemerintahan Trump menjadi pemicu utama kenaikan harga emas dan perak. “Selain itu, ada aksi beli teknikal yang mendorong harga naik lebih lanjut,” ujarnya.

Gedung Putih baru-baru ini mengumumkan rencana Presiden AS, Donald Trump, untuk mengenakan tarif tinggi terhadap Meksiko dan Kanada mulai Sabtu (1/2/2025). Pemerintah AS juga mempertimbangkan kebijakan serupa terhadap China, yang meningkatkan kecemasan pasar. Indeks dolar AS melemah 0,2%, sehingga membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan.

“Emas kembali bersinar sebagai aset safe-haven, dengan investor mencari perlindungan di tengah ketidakpastian pasar,” kata Susannah Streeter, Kepala Pasar Uang dan Investasi di Hargreaves Lansdown.

The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada Rabu (29/1/2025), sesuai ekspektasi pasar. Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan bahwa tidak ada urgensi untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS melambat pada kuartal IV-2024, namun analis memperkirakan permintaan domestik yang kuat akan menjaga The Fed tetap berhati-hati dalam memangkas suku bunga.

Investor kini menantikan laporan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS untuk Desember, yang dijadwalkan rilis pada Jumat (31/1/2025), sebagai indikator penting bagi kebijakan moneter The Fed ke depan.

Di pasar logam lainnya, harga perak naik 2,5% menjadi US$ 31,56 per ons, platinum terkerek 2,5% ke US$ 970,15, dan palladium naik 2,6% menjadi US$ 987,25. Wyckoff menambahkan bahwa kenaikan harga emas dan perak turut mendorong minat beli di pasar platinum dan palladium, dengan efek limpahan dari reli emas dan perak menjadi faktor utama yang mengangkat harga logam lainnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Permintaan Emas Meningkat di 2025

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB