Pertina Semarang Gelar Eksibisi Tinju Pelajar Cegah Tawuran

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para atlet pelajar bersama pengurus Pertina Kota Semarang dan perwakilan Pemkot berfoto bersama usai konferensi pers Eksibisi Tinju Pelajar Anti Tawuran di Balaikota Semarang, Jumat (19/9/2025). (Foto: Yani/RadarBangsa)

Para atlet pelajar bersama pengurus Pertina Kota Semarang dan perwakilan Pemkot berfoto bersama usai konferensi pers Eksibisi Tinju Pelajar Anti Tawuran di Balaikota Semarang, Jumat (19/9/2025). (Foto: Yani/RadarBangsa)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Upaya mencegah maraknya aksi tawuran antar pelajar di Kota Semarang kini mendapat alternatif positif. Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Semarang menginisiasi Eksibisi Tinju Pelajar Anti Tawuran yang digelar di halaman Balaikota Semarang, Sabtu (20/9/2025) sore.

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini bukan sekadar tontonan olahraga, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda agar menyalurkan energi mereka ke arah yang lebih bermanfaat.

Ketua Umum Pertina Kota Semarang, Rahmulyo Adi Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter pelajar melalui olahraga.

“Tinju tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun disiplin, mental, dan sportivitas. Kami ingin pelajar punya wadah positif untuk berprestasi, bukan terjebak dalam tindakan negatif seperti tawuran,” jelas Rahmulyo dalam konferensi pers, Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, Pertina siap membuka jalur pembinaan berjenjang bagi pelajar yang memiliki bakat di bidang tinju, termasuk lewat pelatihan rutin dan kompetisi yang sehat.

Dukungan juga datang dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang. Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga, Sugeng Dilianto, menilai inisiatif Pertina sejalan dengan misi pemerintah membangun generasi muda yang sehat lahir dan batin.

“Kegiatan ini adalah bentuk sinergi positif antara organisasi olahraga, pemerintah, dan masyarakat. Dengan kegiatan semacam ini, anak-anak muda bisa belajar menyalurkan semangatnya lewat jalur yang benar,” ujar Sugeng.

Selain pemerintah, Karang Taruna juga turut menyambut baik kegiatan ini sebagai salah satu strategi pencegahan konflik remaja di tingkat sekolah maupun lingkungan.

Ketua Harian Pertina sekaligus pelatih kepala, Sonny Rambing, menjelaskan bahwa pertandingan akan berlangsung dengan standar resmi tinju amatir, di mana aspek keselamatan menjadi prioritas utama.

“Sebanyak 32 atlet pelajar akan turun di 16 partai utama. Selain itu ada empat laga eksibisi yang kami siapkan untuk hiburan sekaligus edukasi bagi penonton,” papar Sonny.

Dengan format ini, panitia berharap para pelajar maupun masyarakat dapat menyaksikan tinju dari perspektif berbeda, yakni sebagai olahraga yang membangun karakter dan bukan sekadar adu fisik.

Fenomena tawuran pelajar kerap menjadi sorotan publik di berbagai kota besar, termasuk Semarang. Kegiatan ini hadir sebagai jawaban sekaligus solusi untuk mengarahkan potensi anak muda ke jalur prestasi olahraga.

Rahmulyo menambahkan, Pertina Semarang berkomitmen menjadikan eksibisi tinju ini sebagai agenda rutin agar semakin banyak pelajar terinspirasi untuk berlatih.

“Kami ingin Semarang dikenal bukan karena tawuran pelajar, melainkan karena prestasi atlet mudanya di ring tinju,” tegasnya.

Lainnya:

Penulis : Yani

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru