BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus mempercepat upaya penataan ruang kota dan peningkatan kualitas layanan publik. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Nasional bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI yang digelar secara daring pada Rabu (19/11) dari Kantor Pemkab Bangkalan.
Rapat ini membahas tindak lanjut rencana pinjam pakai maupun hibah Terminal Tipe A Bangkalan, aset strategis yang selama ini belum termanfaatkan optimal. Pemkab Bangkalan menilai bahwa optimalisasi pengelolaan terminal dapat menghadirkan ruang publik baru yang lebih teratur sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Kemenhub memaparkan ketentuan teknis dan administratif yang harus dipenuhi dalam proses pengalihan, mulai dari skema pinjam pakai, hibah, hingga tahapan verifikasi aset. Pemkab Bangkalan melalui Wakil Bupati menyampaikan kesiapannya untuk mengikuti seluruh regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Kami siap mematuhi seluruh prosedur yang ditetapkan Kemenhub. Pengelolaan Terminal Tipe A akan kami arahkan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati dalam rapat tersebut.
Pemkab Bangkalan menempatkan pengembangan terminal sebagai prioritas, termasuk rencana menjadikan kawasan itu sebagai ruang publik dengan konsep menyerupai rest area. Terminal akan difungsikan tidak hanya sebagai titik layanan transportasi, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi yang lebih tertib.
Rencana ini sekaligus menjadi solusi penataan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang ruas jalan kota sehingga menimbulkan kemacetan dan mengurangi kenyamanan pengguna jalan. Pemindahan PKL ke area terminal dinilai dapat memberikan ruang usaha yang lebih layak sekaligus meningkatkan ketertiban kota.
“Penataan PKL adalah bagian dari upaya menciptakan kota yang lebih rapi. Di terminal nanti, mereka akan memiliki tempat yang lebih layak sekaligus tidak mengganggu lalu lintas,” jelas Wakil Bupati.
Pemanfaatan Terminal Tipe A sebagai ruang publik dan zona ekonomi rakyat menunjukkan keseriusan Pemkab Bangkalan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah berharap fasilitas yang lebih teratur dan aman dapat menjadi ruang tumbuhnya aktivitas usaha masyarakat serta mengurangi kepadatan lalu lintas di pusat kota.
Kemenhub menilai langkah Pemkab Bangkalan sejalan dengan agenda nasional terkait optimalisasi pemanfaatan aset negara. Sinergi pemerintah pusat dan daerah dipandang penting agar aset yang sebelumnya kurang produktif dapat kembali memberikan manfaat langsung bagi warga.
Rapat koordinasi ini menjadi tahap awal sebelum memasuki proses teknis berikutnya, termasuk verifikasi dan penetapan status pemanfaatan. Pemkab Bangkalan menegaskan bahwa kerja sama lintas lembaga akan terus diperkuat untuk memastikan setiap program berjalan efektif dan terukur.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Terminal Tipe A harus kembali hidup, bukan hanya sebagai fasilitas transportasi, tetapi sebagai ruang ekonomi dan sosial yang memberi manfaat bagi semua,” ujar Wakil Bupati menutup pertemuan.
Lainnya:
- Pelayanan Publik Dipertaruhkan, Personel Polsek Tikung Jalani Tes Kesehatan
- UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
- Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








