LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – POKJA Wartawan Lamongan memperkuat komitmen untuk meningkatkan profesionalisme jurnalistik sekaligus mendorong kemitraan yang setara dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan, swasta, dan masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan POKJA Wartawan Lamongan yang berlangsung di Cafe Enjoy Coffee, Kecamatan Lamongan, Jumat, 11 September 2026. Forum itu menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kinerja jurnalistik anggota.
Ketua Umum POKJA Wartawan Lamongan, Amin Santoso, menyoroti adanya indikasi perlakuan tidak setara terhadap wartawan dalam memperoleh informasi dan membangun kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan.
“Sebagai sesama insan pers, sepertinya telah terjadi indikasi diskriminasi dalam memperoleh pemberitaan dan mitra kerja dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Makanya sudah saatnya kita bangkit menunjukkan profesional kita dalam menjalankan tugas sebagai insan pers,” ujar Amin Santoso yang juga tercatat sebagai Anggota PWI Jakarta.
Amin menilai profesionalisme merupakan salah satu kunci agar kerja jurnalistik mendapat penghargaan. Karena itu, seluruh anggota POKJA Wartawan Lamongan didorong menjalankan tugas sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers serta berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.
POKJA Wartawan Lamongan sendiri menjadi wadah berhimpunnya wartawan di Lamongan yang berfokus pada peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta pengabdian kepada masyarakat melalui karya jurnalistik yang berimbang.
“Kita harus berbuat untuk masyarakat. Bukan hanya meliput, tapi juga mengawal kebijakan, mengedukasi, dan menjadi jembatan informasi yang benar,” tegas Amin.
Untuk memperkuat organisasi, POKJA Wartawan Lamongan menetapkan tiga fokus ke depan. Ketiganya meliputi peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan, penegakan kode etik, serta pembangunan kemitraan yang setara dengan pemerintah, pihak swasta, maupun masyarakat.
Amin menegaskan keberadaan POKJA tidak diarahkan untuk berhadapan dengan pemerintah. Menurut dia, wartawan tetap dapat menjalankan fungsi kontrol secara kritis tanpa mengabaikan hubungan kemitraan.
“Kami mitra kritis. Tugas kami menyampaikan fakta. Kalau ada yang benar kita dukung, kalau ada yang salah kita luruskan untuk kebaikan masyarakat Lamongan,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar