Polemik Seleksi Direktur PDAM Lubuklinggau Menguat, Panitia Diminta Buka Proses Verifikasi

Sabtu, 4 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUKLINGGAU, RadarBangsa.co.id – Proses seleksi Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau menjadi sorotan publik. Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 mendesak Pemerintah Kota Lubuklinggau bersama Panitia Seleksi memberikan penjelasan resmi terkait tahapan seleksi yang tengah berlangsung, menyusul munculnya berbagai informasi dan spekulasi, termasuk dugaan persoalan administrasi salah satu peserta.

Ketua Laskar Anti Korupsi Pejuang 45, Ahlul Fajri, menilai keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk menghentikan polemik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi jabatan strategis tersebut.

“Apabila seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, tidak ada alasan bagi Panitia Seleksi maupun Pemerintah Kota untuk menutup informasi yang menjadi hak masyarakat. Justru transparansi akan menghilangkan berbagai spekulasi yang terus berkembang,” ujar Ahlul Fajri.

Menurutnya, jabatan Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap memiliki peran penting karena berkaitan langsung dengan pelayanan dasar kepada masyarakat. Oleh sebab itu, proses seleksi harus dilaksanakan secara profesional, independen, transparan, dan akuntabel.

Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 juga meminta Panitia Seleksi menjelaskan secara terbuka mekanisme verifikasi administrasi terhadap seluruh peserta. Penjelasan tersebut dinilai penting, termasuk apabila memang terdapat proses klarifikasi terhadap dokumen tertentu, agar tidak menimbulkan anggapan adanya perlakuan berbeda kepada salah satu peserta.

Organisasi itu turut meminta Pemerintah Kota Lubuklinggau memberikan penjelasan apabila benar terdapat proses telaah hukum oleh instansi yang berwenang. Dengan demikian, masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak hanya bergantung pada isu maupun informasi yang beredar di media sosial.

“Yang kami perjuangkan bukan kepentingan individu maupun kelompok tertentu, tetapi integritas proses seleksi. Jangan sampai proses yang menggunakan anggaran negara justru memunculkan persepsi bahwa hasilnya telah diarahkan sejak awal atau ada perlakuan khusus terhadap peserta tertentu,” tegasnya.

Ahlul Fajri berharap pemerintah segera menyampaikan klarifikasi resmi agar polemik tidak terus berkembang dan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan serta pengelolaan badan usaha milik daerah tetap terjaga.

“Jika seluruh proses memang telah sesuai ketentuan, sampaikan secara terbuka kepada publik. Namun apabila ditemukan kekurangan dalam proses administrasi maupun tahapan seleksi, maka harus diperbaiki sesuai aturan hukum yang berlaku. Transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Separi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru