Polisi Tangkap Pria 67 Tahun di Marau Ketapang, 6,19 Gram Sabu Disita dari Rumah Pelaku

Senin, 9 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

KETAPANG, RadarBangsa.co.id — Jajaran Polsek Marau, Polres Ketapang, Polda Kalimantan Barat, mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang. Seorang pria berinisial S (67) diamankan di rumahnya di Desa Randai, Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, bersama barang bukti sabu seberat 6,19 gram bruto.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Marau IPDA Septo Suria, S.H., M.H. menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya sebuah rumah yang kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Marau melakukan penyelidikan di lokasi. Dengan disaksikan perangkat desa dan warga setempat, petugas melakukan penggeledahan rumah serta badan pelaku,” kata IPDA Septo dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 30 plastik klip berisi kristal putih yang diduga kuat narkotika jenis sabu. Total berat barang bukti mencapai 6,19 gram bruto. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah perlengkapan yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkoba.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa seluruh barang bukti sabu tersebut adalah miliknya. Narkotika itu rencananya akan diedarkan kembali di wilayah Kecamatan Marau. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa pelaku terlibat aktif dalam jaringan peredaran narkotika di tingkat lokal.

IPDA Septo menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkoba yang dinilai merusak kesehatan, keamanan, dan masa depan masyarakat. “Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungannya,” ujarnya.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Ketapang untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan/atau Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.

“Penegakan hukum akan kami lakukan secara tegas demi menjaga wilayah Ketapang tetap bersih dari narkoba,” pungkas IPDA Septo.

Penulis : Dedy

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Berita Terbaru