Polres Lamongan Gerak Cepat Usai Kericuhan Berdarah di Tambora

Minggu, 14 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Lamongan mengamankan lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan usai laporan kericuhan di Perumahan Tambora. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polres Lamongan mengamankan lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan usai laporan kericuhan di Perumahan Tambora. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kepolisian Resor Lamongan merespons cepat laporan masyarakat terkait kericuhan yang diduga melibatkan senjata tajam di Perumahan Tambora, Kecamatan Tikung. Laporan tersebut masuk melalui layanan darurat 110 dan langsung ditindaklanjuti oleh satuan Pamapta pada Minggu (14/12) dini hari.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Menurut dia, insiden itu melibatkan dua pihak dan menyebabkan korban mengalami luka serius.

“Berdasarkan laporan awal, korban berinisial A S bersama istrinya, D R W, mengalami luka di bagian lidah akibat senjata tajam, serta luka di lengan yang diduga karena gigitan saat terjadi perkelahian,” kata Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin (15/12).

Ia menambahkan, terduga pelaku berinisial F juga mengalami luka dalam kejadian tersebut. “Terduga pelaku turut mengalami cedera karena korban berupaya melakukan pembelaan diri,” ujarnya.

Saat ini, baik korban maupun terduga pelaku masih menjalani perawatan intensif di RS Permata Tambakboyo. Untuk memastikan situasi tetap terkendali, polisi menempatkan personel pengamanan di rumah sakit.

Penanganan awal dilakukan oleh Pamapta III Polres Lamongan yang dipimpin IPDA Daniar Vigit R., S.H. Tim bergerak cepat dengan menerima laporan resmi, berkoordinasi dengan piket fungsi dan Unit Reskrim, serta mengamankan lokasi kejadian.

“Petugas juga telah mengamankan barang bukti di TKP, mendata saksi-saksi, dan meminta dukungan Polsek Tikung serta Patko untuk pengamanan lanjutan,” jelas Hamzaid.

Hingga kini, motif kericuhan masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik. Kepolisian menegaskan fokus utama adalah keselamatan semua pihak dan menjaga kondusivitas lingkungan.

“Kami memastikan penanganan medis berjalan optimal dan situasi keamanan tetap terkendali sambil menunggu hasil penyelidikan,” pungkas Hamzaid.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru