Polrestabes Semarang Intensifkan Patroli dan Libatkan Warga untuk Redam Potensi Provokasi Aksi

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat edaran ajakan aksi unjuk rasa yang disebarkan salah seorang warga di Tlogosari, Semarang, diperlihatkan kepada awak media. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Surat edaran ajakan aksi unjuk rasa yang disebarkan salah seorang warga di Tlogosari, Semarang, diperlihatkan kepada awak media. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id — Polrestabes Semarang meningkatkan kewaspadaan dengan memperbanyak patroli dan memperkuat komunikasi dengan warga. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya provokasi dalam aksi unjuk rasa, menyusul maraknya demonstrasi di sejumlah kota besar di Indonesia yang rawan ditunggangi pihak tak bertanggung jawab.

Kapolrestabes Semarang melalui Kasi Humas menegaskan, kegiatan preventif kini menjadi fokus utama aparat kepolisian. Selain patroli rutin, jajaran kepolisian memperluas pengawasan lingkungan dan mempererat komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga perangkat RT dan RW.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selektif dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama di tengah situasi yang sensitif seperti sekarang,” kata Kasi Humas Polrestabes Semarang, Minggu (31/8/2025).

Ia menambahkan, kepolisian tidak melarang masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, aspirasi sebaiknya disampaikan secara damai, santun, dan sesuai aturan hukum yang berlaku. “Harus dipahami, ada oknum yang bisa saja memanfaatkan situasi untuk memprovokasi,” ujarnya.

Salah satu kasus yang sempat mencuri perhatian terjadi di kawasan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan. Seorang warga berinisial SN (37) kedapatan menyebarkan surat edaran berisi ajakan untuk melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda Jawa Tengah. Edaran itu disebarkan di lingkungan warung nasi kucing setempat.

Beruntung, berkat kepekaan warga dan koordinasi cepat perangkat RT serta RW, informasi tersebut segera diteruskan ke Polsek Pedurungan. Polisi kemudian melakukan investigasi dan menemukan bahwa edaran tersebut dibuat SN hanya sebagai bahan candaan.

Meski demikian, aparat tetap memanggil SN bersama seorang temannya dan pemilik warung untuk memberikan klarifikasi resmi. Ketiganya kini masih dimintai keterangan guna memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam penyebaran informasi tersebut.

Kejadian ini, menurut kepolisian, menjadi contoh pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam memilah informasi yang beredar di ruang publik. “Kami mengajak seluruh komponen masyarakat—mulai tokoh agama, tokoh pemuda, hingga perangkat lingkungan—untuk terus menjalin komunikasi, memperkuat kebersamaan, dan mencegah berkembangnya isu-isu provokatif yang dapat mengganggu keamanan bersama,” pungkas Kasi Humas.

Lainnya:

Penulis : Nanik

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB