Polsek Tikung Dampingi Warga Lamongan, Monitoring Sawah Dukung Swasembada Pangan

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aiptu Abdul Kholiq bersama warga memantau lahan sawah dalam kegiatan monitoring ketahanan pangan di Kecamatan Tikung, Lamongan, Kamis (6/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Aiptu Abdul Kholiq bersama warga memantau lahan sawah dalam kegiatan monitoring ketahanan pangan di Kecamatan Tikung, Lamongan, Kamis (6/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung, Polres Lamongan, melaksanakan monitoring ketahanan pangan dan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sebagai upaya mendukung program Swasembada Pangan Indonesia di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik warga di wilayah Kecamatan Tikung. Monitoring dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi, S.I.P. terkait program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari kebijakan Polda Jawa Timur.

Dalam kegiatan itu, Aiptu Abdul Kholiq bersama warga melakukan pemantauan lahan sawah yang ditanami padi. Pengecekan rutin juga dilakukan terhadap lahan pertanian yang ditanami jagung, kangkung, cabai, tomat, dan terong sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan produksi pangan.

Aiptu Abdul Kholiq mengatakan kehadiran personel Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan semangat kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas lahan.

“Kami hadir untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik serta memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengoptimalkan lahan pertanian yang dimiliki,” ujarnya.

Ia menjelaskan, monitoring rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus menjalin komunikasi dengan para petani di wilayah Kecamatan Tikung.

“Melalui kegiatan ini kami dapat melihat secara langsung kondisi tanaman serta mendengarkan kebutuhan dan kendala yang dihadapi warga dalam mengelola lahan pertanian,” tegasnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Semangat para petani menjadi modal utama untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan sehingga produksi pertanian di wilayah Tikung dapat terus meningkat,” tambahnya.

Aiptu Abdul Kholiq berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus dipertahankan sehingga program Swasembada Pangan Indonesia dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026
1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik
Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian
Warga Jember Patungan Pasang Jaring di Gladak Cakol, Cegah Sampah ke Sungai
Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg
Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online
Pemeriksaan Haji di RSUD Mataram Turun 80 Persen, Baru 41 Jemaah Jalani MCU
Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:47

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026

Minggu, 1 November 2026 - 21:33

1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik

Minggu, 1 November 2026 - 21:27

Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian

Minggu, 1 November 2026 - 20:45

Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg

Minggu, 1 November 2026 - 20:38

Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online

Berita Terbaru