Polsek Tikung Monitoring Lahan Pangan, Dorong Swasembada di Lamongan

Kamis, 13 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung bersama warga melakukan monitoring lahan tanaman pangan di Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Kamis (13/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung bersama warga melakukan monitoring lahan tanaman pangan di Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Kamis (13/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polsek Tikung, Polres Lamongan, melakukan monitoring ketahanan pangan dan swasembada pangan di lahan warga Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional.

Monitoring dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan menyasar lahan pertanian milik warga. Petugas melakukan pengecekan perkembangan sejumlah tanaman yang dibudidayakan masyarakat di wilayah Kecamatan Tikung.

Kapolsek Tikung Polres Lamongan, Iptu Fahrur Rozi, S.I.P., menindaklanjuti arahan terkait penguatan ketahanan pangan untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan Indonesia. Kegiatan tersebut juga mengacu pada arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan, Kombespol Heru Budi Prasetyo, S.I.K., yang menjabat Karo SDM Polda Jawa Timur.

Lahan warga yang dipantau ditanami berbagai komoditas, mulai dari padi, jagung, kangkung, lombok, tomat, terong hingga melon. Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

Brigadir Dwi Bai Asmoro selaku petugas jaga atau SPKT Polsek Tikung turut melakukan monitoring bersama warga. Salah satu sasaran pengecekan adalah lahan tanaman kangkung yang mulai berbunga.

“Monitoring ini kami lakukan untuk melihat perkembangan tanaman warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tikung,” ujar Bai.

Menurut Bai, perkembangan tanaman kangkung yang mulai berbunga menjadi salah satu hal yang dipantau dalam kegiatan tersebut. Kondisi itu membuat petani dan warga semakin bersemangat untuk mengembangkan lahan dengan tanaman pangan lainnya.

“Kami melihat warga semakin bersemangat dalam mengelola lahannya. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Pengembangan lahan warga juga diarahkan pada penanaman melon. Komoditas tersebut menjadi salah satu tanaman yang direncanakan untuk dikembangkan warga sebagai bagian dari pemanfaatan lahan pertanian.

Bai menambahkan, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan. Karena itu, monitoring dilakukan dengan melihat kondisi tanaman sekaligus membangun komunikasi bersama petani dan warga pemilik lahan.

“Kami terus mendorong warga agar memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Harapannya, kegiatan pertanian ini dapat terus berjalan dan ikut menunjang program ketahanan pangan,” tambah Bai.

Kegiatan monitoring tersebut mencakup lahan tanaman pangan dan hortikultura yang berada di Desa Wonokromo. Polsek Tikung melakukan pengecekan sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap program swasembada pangan.

Pelaksanaan monitoring berlangsung aman dan kondusif. Petugas bersama warga melakukan pengecekan lahan hingga kegiatan selesai.

“Kami akan terus mendukung upaya ketahanan pangan melalui pemantauan dan komunikasi dengan masyarakat. Semangat warga dalam mengelola lahan menjadi bagian penting dalam mendukung swasembada pangan,” tutup Bai.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026
1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik
Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian
Warga Jember Patungan Pasang Jaring di Gladak Cakol, Cegah Sampah ke Sungai
Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg
Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online
Pemeriksaan Haji di RSUD Mataram Turun 80 Persen, Baru 41 Jemaah Jalani MCU
Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:47

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026

Minggu, 1 November 2026 - 21:33

1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik

Minggu, 1 November 2026 - 21:27

Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian

Minggu, 1 November 2026 - 20:45

Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg

Minggu, 1 November 2026 - 20:38

Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online

Berita Terbaru