Polsek Tikung Monitoring Tanaman Jagung Dukung Swasembada Pangan di Lamongan

Sabtu, 8 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung bersama warga melakukan monitoring tanaman jagung di lahan warga Desa Guminingrejo, Kecamatan Tikung, Lamongan, Sabtu 8 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung bersama warga melakukan monitoring tanaman jagung di lahan warga Desa Guminingrejo, Kecamatan Tikung, Lamongan, Sabtu 8 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Polsek Tikung, Polres Lamongan, melakukan monitoring ketahanan pangan dan swasembada pangan di wilayah Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut menyasar lahan tanaman jagung milik warga sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Monitoring dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di lahan warga Desa Guminingrejo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Tikung bersama warga melakukan pengecekan terhadap perkembangan tanaman jagung.

Kapolsek Tikung Polres Lamongan IPTU Fahrur Rozi, S.I.P., menindaklanjuti arahan terkait ketahanan pangan demi mewujudkan swasembada pangan Indonesia. Pengecekan rutin dilakukan terhadap lahan tanaman jagung yang menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tikung.

Melalui Aipda Yateno selaku petugas jaga Polsek Tikung, monitoring dilakukan bersama warga di lahan tanaman jagung. Dari hasil pemantauan, tanaman jagung yang berada di lahan tersebut sudah mulai tumbuh subur.

IPTU Fahrur Rozi melalui Aipda Yateno mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus mendukung semangat warga dalam melakukan penanaman jagung.

“Monitoring ini dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman jagung yang ditanam warga sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tikung,” kata Yateno.

Menurutnya, kondisi tanaman jagung yang mulai tumbuh subur menjadi perkembangan yang positif bagi warga yang mengelola lahan tersebut. Kondisi itu juga membuat petani dan warga semakin bersemangat melaksanakan penanaman jagung.

“Tanaman jagung yang sudah mulai tumbuh subur membuat petani dan warga semakin bersemangat untuk melaksanakan penanaman jagung,” ujarnya.

Yateno menambahkan, keterlibatan warga dalam penanaman jagung menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya mewujudkan ketahanan pangan. Monitoring dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan tanaman di lahan warga.

“Kami terus mendukung upaya warga dalam penanaman jagung guna menunjang program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kecamatan Tikung,” tegasnya.

Kegiatan monitoring tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan terkait program ketahanan pangan di lingkungan Polda Jawa Timur, termasuk jajaran Polsek Tikung Polres Lamongan.

“Harapannya, kegiatan penanaman jagung ini dapat terus berjalan dan menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan Indonesia,” tambahnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026
1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik
Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian
Warga Jember Patungan Pasang Jaring di Gladak Cakol, Cegah Sampah ke Sungai
Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg
Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online
Pemeriksaan Haji di RSUD Mataram Turun 80 Persen, Baru 41 Jemaah Jalani MCU
Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:47

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026

Minggu, 1 November 2026 - 21:33

1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik

Minggu, 1 November 2026 - 21:27

Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian

Minggu, 1 November 2026 - 20:45

Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg

Minggu, 1 November 2026 - 20:38

Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online

Berita Terbaru