Polsek Tikung Pantau Pekarangan Pangan Bergizi, Tanaman Siap Panen di Lamongan

Sabtu, 27 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Tikung memantau Program Pekarangan Pangan Bergizi di Dusun Guminingrejo, Kecamatan Tikung, Sabtu (27/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Polsek Tikung memantau Program Pekarangan Pangan Bergizi di Dusun Guminingrejo, Kecamatan Tikung, Sabtu (27/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Anggota Polsek Tikung melaksanakan patroli Polisi Penggerak Desa di lokasi Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Dusun Guminingrejo, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.

Patroli berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dengan melibatkan AIPTU Ketut GB dan AIPTU Subur Eko. Petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan pekarangan produktif yang dikelola masyarakat.

AIPTU Ketut GB mengatakan kegiatan patroli bertujuan memastikan program Pekarangan Pangan Bergizi berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

“Patroli ini kami lakukan untuk memantau perkembangan Program Pekarangan Pangan Bergizi sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar AIPTU Ketut GB.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman yang dibudidayakan di lokasi tersebut telah menunjukkan perkembangan yang baik. Sejumlah komoditas bahkan telah memasuki masa panen sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan warga.

Menurut AIPTU Ketut GB, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari keterlibatan masyarakat dalam mengelola pekarangan secara berkelanjutan. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan agar program mampu memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di tingkat desa.

“Perkembangan tanaman saat ini sudah siap dipanen. Kami berharap masyarakat terus menjaga dan mengembangkan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru