Polsek Tikung Pantau Sawah P2B di Lamongan, Tanaman Padi Petani Dipastikan Siap Panen

Jumat, 26 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polsek Tikung memantau kondisi persawahan Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Takeranklating, Jumat, 26 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Polsek Tikung memantau kondisi persawahan Program Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Takeranklating, Jumat, 26 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Personel Polsek Tikung, Polres Lamongan, melakukan patroli Polisi Penggerak Desa ke kawasan persawahan yang menjadi bagian dari Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Dusun Klating, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Patroli dipimpin petugas jaga siang Polsek Tikung yang terdiri dari Aiptu M. Irawan, Aipda Aan T, dan Brigadir Dwi Bai Asmoro. Dalam kegiatan itu, petugas berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui perkembangan tanaman padi serta kondisi pengairan di area persawahan.

Brigadir Dwi Bai Asmoro mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari pendampingan kepolisian terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan di tingkat desa. Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan dukungan sekaligus memastikan aktivitas pertanian berlangsung aman dan kondusif.

“Hasil dialog dengan para petani menunjukkan tanaman padi tumbuh subur, sistem pengairan berjalan lancar, dan dalam waktu dekat memasuki masa panen,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut menjadi indikator positif bagi keberlangsungan program Pekarangan Pangan Bergizi yang mendukung Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Karena itu, kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan menjalin komunikasi dengan masyarakat untuk mengetahui perkembangan di lapangan.

Selama patroli berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas juga tidak menemukan kendala yang berpotensi mengganggu aktivitas pertanian maupun proses menuju masa panen.

“Kami berharap sinergi antara petani dan kepolisian terus terjaga sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan hasil panen memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026
1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik
Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian
Warga Jember Patungan Pasang Jaring di Gladak Cakol, Cegah Sampah ke Sungai
Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg
Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online
Pemeriksaan Haji di RSUD Mataram Turun 80 Persen, Baru 41 Jemaah Jalani MCU
Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:47

Produksi Padi Lamongan Tembus 904 Ribu Ton, Raih Terbaik 1 Wilwatikta Awards 2026

Minggu, 1 November 2026 - 21:33

1.926 Atlet Turun di Bupati Cup 2026, Jember Bangkitkan Atletik

Minggu, 1 November 2026 - 21:27

Arum Sabil Bantu Ibu Sunani, Rumah Berdinding Bambu Jadi Perhatian

Minggu, 1 November 2026 - 20:45

Pasar Murah Khofifah di Jombang, Beras SPHP Rp11 Ribu per Kg

Minggu, 1 November 2026 - 20:38

Khofifah Dorong Dakwah Digital, 80 Persen Masyarakat Cari Referensi Agama Online

Berita Terbaru