SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Persatuan Purnawirawan (PP) Polri memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo, Sabtu (18/7/2026). Peringatan yang mengusung tema “Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian” itu menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen purnawirawan dalam mendukung institusi Polri.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Daerah PP Polri Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Ahmad Lumumba, Irjen Pol (Purn) Sudariyanto, Irjen Pol (Purn) Supriyadi, Ketua PP Polri Cabang Sidoarjo Kombes Pol (Purn) H.R. Raharjo, jajaran pejabat Polresta Sidoarjo, serta pengurus Bhayangkari.
Ketua PP Polri Cabang Sidoarjo, Kombes Pol (Purn) H.R. Raharjo, menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan kekompakan yang terus terjaga di kalangan anggota PP Polri.
“Di usia ke-27 ini, kami berharap PP Polri semakin solid dan terus menjaga silaturahmi antaranggota,” kata Raharjo.
Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting bagi organisasi dalam menjaga eksistensi dan kontribusi para purnawirawan di tengah masyarakat.
Peringatan HUT ke-27 PP Polri juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara purnawirawan dan anggota Polri yang masih aktif bertugas. Kehadiran para senior diharapkan dapat memberikan dukungan moral maupun pemikiran bagi kemajuan institusi.
Ketua Daerah PP Polri Jawa Timur, Irjen Pol (Purn) Ahmad Lumumba, menegaskan bahwa masa purna tugas tidak menghentikan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Meskipun sudah purna, kita tetap bisa memberi pemikiran dan masukan untuk mendukung Polri yang Presisi. Para senior siap mendampingi adik-adik yang masih bertugas,” ujar Ahmad Lumumba.
Ia menambahkan, pengalaman panjang yang dimiliki para purnawirawan merupakan aset berharga yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian maupun pembangunan masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada anggota PP Polri yang dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
“Semangat pengabdian harus terus hidup, karena purna bakti bukan akhir dari kontribusi kepada masyarakat dan institusi,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar