Pria Spesialis Pembobol Toko Kelontong di Kendal Dibekuk Polisi

Kamis, 13 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Seorang pria asal Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ditangkap polisi karena menjadi pelaku spesialis pembobol toko kelontong. Pelaku berinisial AG alias Abdul Gofur ditangkap tim Reskrim Polsek Boja di rumahnya di Desa Kliris, Kecamatan Boja.

“Pelaku atas nama Abdul Gofur kami amankan di rumahnya. Ia merupakan spesialis pembobol toko kelontong di wilayah Kecamatan Boja,” ujar Kanit Reskrim Polsek Boja, Ipda Asroy Al Gibran, Kamis (13/11/2025).

Penangkapan dilakukan setelah polisi mengungkap kasus pembobolan toko kelontong ‘ANA’ di Pasar Boja pada 27 Oktober 2025. Dalam rekaman kamera CCTV, dua pelaku terlihat membawa kabur barang hasil curian menggunakan mobil pikap.

“Pelaku ini sempat berbelanja di toko tersebut sebelum beraksi. Aksi dua pelaku saat membobol toko juga terekam kamera CCTV,” kata Asroy.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi dua orang pelaku. Namun saat dilakukan penggerebekan, petugas hanya berhasil menangkap satu pelaku, sementara satu lainnya masih buron.

“Kami lakukan penggerebekan di Desa Kliris dan berhasil menangkap satu pelaku. Satu pelaku lainnya masih kami kejar,” tambahnya.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita tiga kunci L dan satu unit mobil pikap yang digunakan untuk mengangkut barang hasil curian.

“Barang bukti yang kami amankan antara lain tiga kunci L dan satu unit mobil pikap,” ungkap Asroy.

Akibat aksi pembobolan tersebut, pemilik toko mengalami kerugian sekitar Rp148 juta akibat hilangnya ratusan slop rokok berbagai merek.

“Kerugian yang dialami pemilik toko mencapai sekitar Rp148 juta. Barang yang dicuri berupa ratusan slop rokok dari berbagai merek,” jelas Asroy.

Kini, Abdul Gofur mendekam di sel tahanan Polres Kendal. Ia dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

“Pelaku sudah kami tahan dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru