Ribuan PPPK Pasuruan Resmi Dilantik, Wajah Sumringah Warnai Upacara

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan PPPK Kabupaten Pasuruan memadati halaman Kantor Bupati Pasuruan saat prosesi penyerahan SK pengangkatan, Jumat (26/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ribuan PPPK Kabupaten Pasuruan memadati halaman Kantor Bupati Pasuruan saat prosesi penyerahan SK pengangkatan, Jumat (26/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan akhirnya resmi menyandang status Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 3.665 orang yang lolos seleksi formasi Tahun Anggaran 2024 menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada Jumat (26/9/2025) sore dalam acara yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasuruan.

Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, atau akrab disapa Mas Bupati Rusdi. Secara simbolis, ia menyerahkan SK kepada empat perwakilan PPPK disaksikan Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan camat se-Kabupaten Pasuruan. Suasana penuh haru menyelimuti ribuan pegawai yang telah lama menantikan momen tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangganya. Ia menegaskan bahwa mulai 1 Oktober 2025 seluruh pegawai yang telah menerima SK akan memperoleh hak kepegawaiannya sesuai aturan yang berlaku.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh PPPK yang telah mendapat SK pengangkatan. Dengan begitu, semua hak karyawan, mulai bulan depan per 1 Oktober akan diberikan sepenuhnya sesuai ketentuan perundangan,” ujarnya.

Namun, Rusdi juga mengingatkan bahwa penerimaan hak harus sejalan dengan pemenuhan kewajiban sebagai aparatur negara. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas moral dalam menjalankan tugas.

“Jadi ASN yang berakhlak itu sudah mewakili semuanya. Ya disiplin, ya tanggung jawab, intinya melaksanakan semua pekerjaan dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan yang berlaku,” katanya.

Tak hanya itu, Bupati Pasuruan juga mengajak seluruh PPPK untuk senantiasa berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung perjalanan mereka hingga mencapai status saat ini. Ucapan syukur, menurutnya, tidak boleh berhenti pada diri sendiri.

“Setelah menerima SK ini, ketika pulang berterima kasihlah kepada siapapun yang berkontribusi sehingga anda menjadi PPPK. Yang pasti kepada orang tua untuk sungkem, saudara, maupun kepala OPD. Bahkan Bupati sebelum saya, Gus Irsyad, juga patut mendapat ucapan terima kasih,” pesannya.

Kebahagiaan terpancar dari para pegawai yang hadir. Salah satunya, Sofia Yuniarti (49), staf Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan. Ia tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah dua dekade lebih mengabdi sebagai tenaga harian lepas (THL).

“Alhamdulillah, setelah 22 tahun bekerja akhirnya diangkat jadi ASN. Semoga ini amanah,” ungkap Sofia dengan mata berkaca-kaca.

Dengan jumlah 3.665 orang, formasi PPPK Kabupaten Pasuruan tahun ini terbagi ke dalam beberapa bidang, mulai dari tenaga pendidik, kesehatan, hingga tenaga teknis yang tersebar di berbagai OPD. Kehadiran mereka diharapkan menjadi penguat pelayanan publik sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.

Bupati Rusdi menutup arahannya dengan dorongan agar seluruh pegawai mampu menjaga marwah ASN dan berkontribusi nyata dalam memajukan Kabupaten Pasuruan. “Pegang teguh komitmen, jaga etika, dan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab. Mari bersama membangun Pasuruan agar semakin maju dan sejahtera,” tandasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:41 WIB

Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Berita Terbaru