RSUD H Moh Ruslan Luncurkan SiPINTER, Sistem Digital Pengelolaan Instrumen Medis

Kamis, 3 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, RadarBangsa.co.id – RSUD H. Moh. Ruslan menghadirkan sebuah terobosan inovatif bernama SiPINTER, singkatan dari Sistem Peminjaman dan Pengembalian Instrumen Terintegrasi. Sistem ini terintegrasi langsung dengan SIM-RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) dan diharapkan menjadi solusi tepat dalam pengawasan serta pengelolaan distribusi instrumen steril.

SiPINTER mencakup pengelolaan mulai dari tahap precleaning, cleaning, packing, labelling, hingga proses sterilisasi, penyimpanan, dan pendistribusian. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap instrumen medis dikelola secara efektif dan sesuai standar.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. H. Ni Ketut Eka Nurhayati, Sp.OG., Subsp. F.E.R., M.Kes., M.Sc., menjelaskan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, khususnya dalam desain, produksi, dan penggunaan alat medis, telah memberikan manfaat besar bagi pasien, baik dalam operasi maupun perawatan.

“Digitalisasi dalam pengelolaan CSSD (Central Sterile Supply Department) sangat penting untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keamanan dalam proses sterilisasi instrumen medis. Hal ini berkontribusi pada pencegahan infeksi nosokomial dan peningkatan keselamatan pasien,” ujar dr. Eka, Kamis (3/7/2025).

Lebih lanjut, dr. Eka mengungkapkan bahwa hasil monitoring dan evaluasi selama tiga bulan menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan tanggung jawab dan kedisiplinan petugas dalam penggunaan serta perlakuan instrumen medis sesuai prosedur.

“Instrumen medis adalah aset rumah sakit yang mahal. Pengadaannya membutuhkan anggaran besar, sehingga harus kita jaga bersama agar dapat digunakan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan CSSD bukan sekadar mengikuti tren teknologi, tetapi juga merupakan investasi penting untuk meningkatkan mutu layanan, efisiensi operasional, dan keamanan pasien secara menyeluruh.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru