RTLH Jember Digenjot, Gus Fawait Target 1.000 Rumah Layak 2026

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Fawait saat meninjau program RTLH di Desa Kemuning Lor, Rabu (15/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gus Fawait saat meninjau program RTLH di Desa Kemuning Lor, Rabu (15/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) sebagai upaya menekan kemiskinan ekstrem. Bupati Jember Gus Fawait meninjau langsung realisasi bantuan di Dusun Krajan, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Panti, Rabu (15/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas pembangunan rumah bagi warga penerima manfaat sesuai standar kelayakan. Sejumlah pejabat daerah turut mendampingi, mulai dari Pj Sekda hingga jajaran perangkat kecamatan dan desa.

Dalam peninjauan itu, Gus Fawait melihat langsung kondisi rumah yang telah direhabilitasi. Ia juga berdialog dengan warga penerima bantuan guna memastikan program berjalan tepat sasaran.

Pemkab Jember mencatat capaian program RTLH pada 2025 mencapai sekitar 200 unit. Untuk tahun 2026, target dinaikkan signifikan hingga 1.000 unit rumah layak huni.

Selain perbaikan fisik bangunan, bantuan yang diberikan bersifat menyeluruh. Warga tidak hanya menerima rumah yang layak, tetapi juga dukungan kebutuhan dasar seperti sembako, perlengkapan dapur, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Di Desa Kemuning Lor sendiri, realisasi tahap awal baru mencakup dua unit rumah dari total 23 usulan. Pemerintah desa berharap kuota bantuan dapat terus bertambah pada tahap berikutnya.

“Insya Allah tahun 2026 ini kami targetkan bisa sampai 1.000 rumah yang kita bantu perbaikannya. Rumah adalah kebutuhan pokok,” ujar Gus Fawait.

Kepala Desa Kemuning Lor, Abdul Wakiq, menyebut masih banyak warga yang membutuhkan bantuan serupa. “Pengajuan dari desa cukup banyak, namun yang terealisasi tahap ini baru dua unit,” katanya.

Program RTLH menjadi salah satu strategi utama Pemkab Jember dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hunian yang layak dinilai berpengaruh langsung terhadap kesehatan, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia.

Jika target tercapai, program ini berpotensi menekan angka kemiskinan sekaligus mempercepat pembangunan berbasis kesejahteraan di tingkat desa.

Gus Fawait menegaskan akan terus mengawal program RTLH agar tepat sasaran dan berkelanjutan. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru