Silaturahmi Tanpa Sekat,Umi Dinda dan Khofifah Bangun Jembatan NTB–Jatim

Rabu, 9 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri (Umi Dinda) menyambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Forum Silaturahmi Warga Jatim di NTB, Selasa malam (8/7/2025), di Ballroom Hotel Prime Park, Mataram. | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri (Umi Dinda) menyambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Forum Silaturahmi Warga Jatim di NTB, Selasa malam (8/7/2025), di Ballroom Hotel Prime Park, Mataram. | Dok Foto Ho/RadarBangsa

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Di tengah hangatnya semangat persaudaraan lintas daerah, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri atau yang akrab disapa Umi Dinda, menyambut langsung kehadiran Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam acara Forum Silaturahmi Warga Jatim di NTB. Kegiatan yang digelar pada Selasa malam, (8/7/2025), di Ballroom Hotel Prime Park Mataram itu menjadi ruang strategis untuk mempererat tali batin antar warga sekaligus memperkuat kerja sama konkret di sektor ekonomi dan perdagangan antarprovinsi.

Dalam sambutannya, Umi Dinda menyampaikan bahwa kunjungan Gubernur Khofifah membawa energi positif dan penuh makna, terlebih bagi ribuan warga asal Jawa Timur yang kini menetap di NTB. Ia juga menyampaikan salam hangat dari Gubernur NTB yang berhalangan hadir secara langsung.

“Kehadiran Ibu Gubernur Jatim ini sangat berarti bagi kami. Pak Gubernur titip salam takzim dan rasa hormat untuk seluruh masyarakat Jawa Timur yang tinggal di bumi NTB,” ujar Umi Dinda di hadapan para tamu undangan dan tokoh masyarakat.

Lebih dari 4.000 warga asal Jatim disebut telah bermukim secara permanen di NTB, berbaur dalam tatanan sosial dan berkontribusi nyata dalam pembangunan. Mereka bahkan menempati berbagai posisi penting, mulai dari birokrasi, legislatif, yudikatif, TNI-Polri hingga sektor swasta dan wirausaha.

“Saudara-saudara kita dari Jawa Timur telah menyatu dengan masyarakat NTB. Tak sedikit dari mereka yang kini memegang peran strategis di banyak sektor. Ini bukti nyata bahwa kolaborasi antar masyarakat daerah telah berjalan harmonis,” tambahnya.

Lebih lanjut, Umi Dinda menekankan bahwa silaturahmi antarprovinsi bukan hanya tentang budaya dan emosi, tetapi menyentuh aspek strategis seperti distribusi barang, investasi, dan pembangunan infrastruktur dagang. Ia berharap hubungan antara NTB dan Jatim bisa semakin erat terutama dalam memperlancar pengiriman komoditas lokal dan menjamin masyarakat NTB yang tinggal di Jawa Timur turut mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi.

“Secara geografis kita hanya dipisahkan oleh Pulau Bali. Maka sudah sepantasnya hubungan dagang kita makin erat. Banyak komoditas NTB seperti hasil pertanian dan peternakan yang dikirim ke Jawa Timur. Saya berharap distribusinya bisa makin efisien, dan masyarakat NTB yang tinggal di Jatim pun bisa merasa diperhatikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyambut baik pesan dan semangat sinergi yang disampaikan Umi Dinda. Menurutnya, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia menjadi fondasi penting menyongsong era Indonesia Emas 2045. Ia turut mengapresiasi kehadiran sejumlah guru besar asal NTB yang menurutnya menjadi potret kemajuan SDM di daerah tersebut.

“Saya sangat senang melihat banyaknya guru besar dari NTB hadir malam ini. Ini bukti bahwa SDM NTB terus mengalami kemajuan. Sinergi yang kuat antara dua provinsi ini harus kita jaga, agar potensi-potensi ini saling memperkuat,” ungkap Khofifah.

Khofifah juga menyoroti kinerja industri di Jawa Timur yang hingga Mei 2024 telah menyumbang 35 persen terhadap perekonomian nasional—angka yang bahkan melampaui target nasional 2045 sebesar 30 persen. Capaian ini, menurutnya, tak lepas dari kuatnya kerja sama lintas sektor dan daerah, termasuk dengan NTB.

“Ini bukan hasil satu pihak. Ini buah dari kerja kolaboratif. Membangun konektivitas ekonomi dengan NTB menjadi langkah strategis. Sekarang sudah ada dua rute LDF (logistics distribution facility) yang mempercepat pengiriman barang dan menurunkan biaya antar dua provinsi,” jelasnya.

Forum ini juga menghadirkan pertemuan antara pelaku usaha dari kedua daerah. Sedikitnya 80 pengusaha dari Jawa Timur dan 120 pelaku usaha asal NTB berpartisipasi aktif, membuka ruang dialog dagang dan potensi investasi baru. Selain itu, sebagai wujud perhatian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan tali asih senilai Rp50 juta kepada Paguyuban Warga Jatim di NTB sebagai dukungan terhadap kegiatan sosial dan penguatan komunitas.

Suasana hangat forum makin lengkap dengan suguhan budaya khas Jawa Timur. Berbagai penampilan seni tradisional ditampilkan sebagai bentuk pelestarian nilai budaya sekaligus pengobat rindu bagi warga perantauan yang telah lama menetap di NTB.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru