SPMB Sekolah Negeri Membludak, Lia Istifhama: Sekolah Swasta Harus Jadi Pilihan Utama

Senin, 23 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengajak masyarakat untuk mulai melirik sekolah swasta sebagai pilihan utama dalam dunia pendidikan. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengajak masyarakat untuk mulai melirik sekolah swasta sebagai pilihan utama dalam dunia pendidikan. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah negeri kembali menjadi sorotan. Setiap tahun, lonjakan jumlah pendaftar kerap menimbulkan rebutan kuota (pagu) kursi di sekolah negeri, menciptakan fenomena tahunan yang tak kunjung terselesaikan.

Menanggapi hal ini, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengajak masyarakat untuk mulai melirik sekolah swasta berkualitas sebagai alternatif yang patut dipertimbangkan secara serius.

Menurut Ning Lia sapaan akrabnya membludaknya pendaftar di sekolah negeri seharusnya menjadi momentum bagi sekolah swasta untuk tampil menunjukkan keunggulannya, baik dari sisi kurikulum, lingkungan belajar, hingga profesionalisme tenaga pendidik.

“Sekolah negeri memang gratis, tapi sekolah swasta juga tidak kalah dari sisi kualitas. Banyak sekolah swasta yang sejak lama telah membangun standar tinggi. Ini saatnya sekolah swasta hadir sebagai pilihan utama, bukan hanya menjadi opsi terakhir,” ujar Ning Lia, Senin (23/6/2025).

Ia juga menegaskan, apabila pemerintah mendorong sekolah swasta untuk mengikuti konsep pendidikan gratis, maka diperlukan dukungan anggaran operasional yang memadai, termasuk untuk kesejahteraan guru dan kelengkapan fasilitas belajar.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa mutu pendidikan tidak bisa dilepaskan dari pembiayaan. Jika sekolah swasta diarahkan untuk gratis, maka subsidi pemerintah harus cukup menggantikan biaya operasional yang selama ini ditanggung masyarakat,” tegasnya.

Selain soal biaya, Ning Lia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara sekolah negeri dan swasta agar tidak terjadi diskriminasi dalam penerimaan murid. Ia mengingatkan agar tidak ada penambahan pagu secara berlebihan di sekolah negeri yang berpotensi meminggirkan eksistensi sekolah swasta.

“Kita butuh kebijakan yang proporsional. Jangan sampai keinginan memperluas akses pendidikan justru menurunkan kualitasnya. Sekolah negeri dan swasta harus bisa saling mengisi dan maju bersama,” tambahnya.

Tak hanya soal mutu dan akses, Ning Lia turut menekankan bahwa kesejahteraan guru merupakan kunci dari pendidikan yang berkualitas.

“Kalau pendapatan guru dipenuhi sesuai kebutuhan, mereka akan mengajar dengan sepenuh hati. Tapi kalau dibayar asal-asalan, jangan heran jika proses belajar-mengajar pun ikut asal-asalan,” tandasnya.

Ia berharap ke depan, pemerintah daerah maupun pusat memberikan dukungan nyata kepada sekolah swasta, termasuk melalui regulasi dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) yang memperjelas porsi peran dan perlindungan terhadap lembaga pendidikan swasta.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak
Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas
Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:41

12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak

Kamis, 5 November 2026 - 08:28

Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas

Kamis, 5 November 2026 - 06:58

Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Berita Terbaru