LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Keluhan warga terkait dugaan bau limbah dari dapur SPPG Tumenggungbaru di Lamongan langsung ditindaklanjuti pihak SPPG bersama Yayasan Darusalam. Keduanya turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus memberikan klarifikasi mengenai kondisi instalasi pengolahan air limbah (IPAL), Minggu (16/08/2026).
Perwakilan Yayasan Ponpes Darusalam, Kyai Abdul Chamid, mengatakan pemeliharaan IPAL dapur SPPG Tumenggungbaru dilakukan secara rutin. Menurutnya, hingga saat ini belum ada komplain resmi dari masyarakat yang disampaikan melalui RT atau RW.
“Maaf, sebelumnya kita sudah lakukan pemeliharaan IPAL secara rutin. Sejauh ini belum ada komplain resmi dari masyarakat, khususnya lewat RT/RW,” ujar Kyai Chamid.
Pengecekan dilakukan pada saluran di sisi selatan dapur SPPG. Dari hasil pemeriksaan tersebut, pihak yayasan menyebut tidak menemukan bau menyengat maupun sampah pada saluran.
“Kondisinya relatif bersih dan tidak ada sampah,” tegasnya.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap saluran di sisi utara dapur. Pada bagian tersebut ditemukan kondisi saluran yang kotor akibat tersumbat ranting dan sampah sehingga tidak terdapat aliran air.
“Tidak ada aliran air, muncul bau seperti bau got pada umumnya. Bukan bau limbah dapur,” jelas Kyai Chamid.
Pihak Yayasan Darusalam menyatakan tetap terbuka terhadap masukan masyarakat terkait kondisi lingkungan di sekitar dapur SPPG Tumenggungbaru. Setiap keluhan yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan.
“Masukan warga tetap kami tindak lanjut sesuai keluhan,” tambahnya.
Pihak SPPG juga menyampaikan bahwa sistem IPAL telah dilengkapi sejumlah tahapan pengolahan, mulai dari grease trap, bak ekualisasi, biofilter anaerob, reaktor aerob, sedimentasi, filtrasi hingga disinfeksi. Kapasitas instalasi disebut telah disesuaikan dengan ukuran, dilengkapi ventilasi gas serta dilakukan pengujian baku mutu secara berkala.
Sebelumnya, warga mengeluhkan adanya limbah cair berwarna hitam dan bau menyengat dari dapur MBG yang berada di depan KUD Jalan Pahlawan.
Setelah dilakukan pengecekan bersama, pihak dapur MBG SPPG Tumenggungbaru dan Yayasan Darusalam menyatakan telah memenuhi tuntutan warga. Masyarakat kemudian menerima langkah tersebut untuk mendukung keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis sesuai baku mutu.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar