Subandi Perkuat Stabilitas Sidoarjo, Kawal MBG dan Ketahanan Pangan

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo H. Subandi memimpin Rakor Forkopimda di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/7/2026), membahas stabilitas daerah dan penguatan Program Makanan Bergizi Gratis. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo H. Subandi memimpin Rakor Forkopimda di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/7/2026), membahas stabilitas daerah dan penguatan Program Makanan Bergizi Gratis. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Penguatan stabilitas politik dan ketahanan sosial menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di tengah pelaksanaan sejumlah program strategis nasional. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sidoarjo H. Subandi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pemantauan Perkembangan Politik bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/7/2026).

Rakor yang dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sidoarjo itu membahas kondisi politik daerah, keamanan, hingga langkah pemerintah mengawal implementasi program prioritas Presiden. Pemerintah daerah menilai stabilitas menjadi prasyarat penting agar pelayanan publik dan pembangunan berjalan tanpa hambatan.

Dalam arahannya, Subandi menegaskan keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari aspek administrasi, tetapi juga dari kemampuan menjaga kondusivitas daerah dan membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, posisi Sidoarjo sebagai daerah penyangga Jawa Timur menuntut tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif terhadap berbagai dinamika.

“Sidoarjo memiliki posisi strategis dalam mendukung stabilitas Jawa Timur. Karena itu, kami berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan kolaboratif bersama Forkopimda, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat,” kata Subandi.

Selain membahas kondisi politik dan keamanan, rakor juga menyoroti kesiapan daerah mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai menjadi salah satu kebijakan nasional yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas gizi anak sekaligus pembangunan sumber daya manusia.

Pemkab Sidoarjo menekankan pelaksanaan MBG harus dikawal melalui koordinasi antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pengawasan terhadap mutu bahan pangan, keamanan makanan, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat menjadi bagian penting agar program berjalan efektif.

“Pelaksanaan MBG memerlukan sinergi kuat antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan SPPG. Keberhasilan program ini harus ditopang pengawasan bersama agar kualitas, keamanan pangan, dan ketepatan sasarannya terjamin,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah akan mengintegrasikan Program Kawasan Mandiri Pangan (KMP) di tingkat desa dan kelurahan sebagai penyangga kebutuhan bahan baku MBG. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Subandi juga menginstruksikan agar penguatan sektor pangan difokuskan pada tiga komoditas strategis, yakni beras, gula, dan minyak goreng. Menurutnya, ketersediaan kebutuhan pokok yang terjaga akan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mendukung keberhasilan program nasional.

“Harus fokus pada tiga item kebutuhan dasar masyarakat, yaitu beras, gula, dan minyak. Kehadiran program pangan ini harus bisa meringankan beban ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Menutup rapat koordinasi tersebut, Subandi mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mengawal pelaksanaan kebijakan pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

“Mari kita pastikan setiap kebijakan yang diambil bermuara pada kesejahteraan masyarakat, terciptanya daerah yang aman, sehat, maju, dan semakin berdaya saing, demi masa depan generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru