Tambak Liar Rawa Sekaran Bikin Petani Merana, DPRD Lamongan Turun Tangan

Kamis, 14 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan warga, petani, dan anggota DPRD Lamongan berdiskusi membahas penanganan tambak liar di Rawa Sekaran, Desa Karang, Kecamatan Sekaran, Rabu (13/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Perwakilan warga, petani, dan anggota DPRD Lamongan berdiskusi membahas penanganan tambak liar di Rawa Sekaran, Desa Karang, Kecamatan Sekaran, Rabu (13/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sejumlah perwakilan petani, kelompok tani, dan tokoh masyarakat di wilayah Rawa Sekaran mendesak pemerintah segera menindak tambak liar yang diduga menghambat distribusi air untuk lahan pertanian. Tuntutan itu disampaikan dalam rapat konsolidasi warga bersama anggota DPRD Lamongan, Ahmad Umar Buwang,SH, di pintu air Desa Karang, Kecamatan Sekaran, Rabu (13/8/2025).

Pertemuan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), kepala desa, pemerhati budaya, hingga perwakilan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Timur. Di antaranya Hamim selaku Ketua IP3AI Tirto Rejo Bengawan Jero, Akhyar dari Gapoktan/Kasun Sungge Geneng, Priyo pemerhati budaya, Amin Santoso dari Forum Warga Rawa Sekaran, Asrianto Kepala Desa Gumantuk, Mahit dari HIPPA Kembangan, Sutamat dari HIPPA Karang, perwakilan Koramil Sekaran, hingga Sertu Sunardi dan Sunjani dari SDA Jatim.

Menurut warga, keberadaan tambak liar di area Rawa Sekaran telah berdampak serius pada ketersediaan air, sehingga ribuan hektare sawah di lima kecamatan kesulitan tanam.

“Kami mohon keseriusan Pemkab Lamongan untuk membongkar tambak liar ini. Musim tanam terganggu karena kekurangan air. Lewat anggota Dewan Komisi C, kami menunggu tindakan nyata,” tegas Hamim.

Senada, Akhyar menuturkan bahwa rekomendasi pembongkaran sebenarnya sudah turun dari pemerintah provinsi dan satgas sudah dibentuk. Namun hingga kini, pelaksanaan di lapangan belum terealisasi.

“Jangan hanya janji. Kami butuh aksi nyata. Surat dari provinsi sudah ada, tapi pembongkaran belum dilakukan. Kami minta DPRD menekan Pemkab agar segera berkoordinasi dengan SDA Jatim,” ujarnya.

Sunjani, perwakilan SDA Provinsi Jatim, menjelaskan bahwa pelaksanaan pembongkaran tergantung pada jadwal ketersediaan alat berat. Ia pun mendorong HIPPA dan DPRD untuk mengirimkan surat resmi sebagai tindak lanjut.

“Insyaallah tidak ada efisiensi anggaran. Yang penting ada koordinasi dan surat permintaan resmi agar pembongkaran bisa segera dijadwalkan,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ahmad Umar Buwang, anggota Komisi C DPRD Lamongan dari Fraksi PDIP, berkomitmen mengawal permasalahan ini.

“Saya hadir di sini atas perintah partai untuk mendengar dan membantu masyarakat yang menghadapi masalah mendesak. Walaupun tidak atas nama lembaga DPRD, secara pribadi saya akan memastikan keluhan terkait pembongkaran tambak liar ini kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Rawa Sekaran sendiri merupakan kawasan strategis penyuplai air bagi pertanian di wilayah Lamongan bagian utara. Selama bertahun-tahun, wilayah ini menjadi sumber irigasi bagi ribuan petani. Namun, maraknya tambak liar yang memanfaatkan aliran air dianggap mengganggu ekosistem rawa dan mengurangi debit air untuk sawah.

Warga berharap, setelah pertemuan ini, Pemkab Lamongan bersama SDA Jatim segera mengeksekusi pembongkaran tambak liar sehingga pasokan air untuk pertanian kembali normal.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru