ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (12/2/2026), guna mematangkan persiapan menghadapi sembilan lomba tingkat provinsi. Kegiatan ini diikuti jajaran TP PKK kabupaten, kecamatan, kelurahan, hingga desa.
Rakornis dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Sekretaris Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta pengurus PKK di semua tingkatan. Forum ini menjadi ajang konsolidasi untuk menyamakan persepsi, strategi, dan indikator penilaian.
Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hasil Rakernas X Tahun 2025 sebagai pedoman pelaksanaan program. Ia meminta seluruh kader berinovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kita harus kompak dan saling mendukung. Persiapan yang matang mencerminkan keseriusan dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK,” ujarnya.
Adapun sembilan lomba yang dipersiapkan meliputi Hatinya PKK, Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), IVA Test, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), KB-Kesehatan (KB-Kes), Posyandu, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Setiap bidang dikoordinasikan bersama OPD terkait untuk memastikan kesiapan administrasi maupun implementasi di lapangan.
Bupati Taufik dalam arahannya menekankan bahwa PKK merupakan gerakan pemberdayaan berbasis keluarga yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Karena itu, setiap program harus terukur dan berorientasi hasil.
“Melalui lomba ini, kita tidak sekadar mengejar prestasi, tetapi memastikan program Pokja I sampai IV berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan PKK sejalan dengan agenda pembangunan daerah, terutama dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak, pengentasan stunting, penguatan ekonomi keluarga, serta literasi masyarakat.
Rakornis juga diisi pemaparan Dinas Perpustakaan Kabupaten Asahan terkait penguatan literasi keluarga. Peran Bunda Literasi dinilai strategis dalam meningkatkan minat baca sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui konsolidasi ini, TP PKK Asahan diharapkan lebih solid dan siap menghadapi penilaian lomba dengan capaian substantif. “Sinergi adalah kunci agar program PKK benar-benar dirasakan manfaatnya,” pungkas Bupati.
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin








