Kejurkab Silat Jember 2026 Dibuka, Beasiswa dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan

Sabtu, 14 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Muhammad Fawait membuka Kejurkab Pencak Silat IPSI Jember di GOR PKPSO Kaliwates. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id, Sabtu, 14 Februari 2026)

Bupati Jember Muhammad Fawait membuka Kejurkab Pencak Silat IPSI Jember di GOR PKPSO Kaliwates. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id, Sabtu, 14 Februari 2026)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, resmi membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat yang digelar Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jember di GOR PKPSO Kaliwates, Sabtu (14/2/2026). Ajang ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember untuk menjaring bibit atlet unggul sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga warisan budaya yang membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, pembinaan atlet harus berjalan seiring dengan penguatan pendidikan formal.

Ia menjanjikan dukungan konkret bagi atlet berprestasi, mulai dari kemudahan akses pendidikan hingga beasiswa perguruan tinggi. “Bagi anak-anak Jember yang juara, pemerintah akan hadir. Lulusan SD berprestasi bebas memilih SMP, begitu pula jenjang SMA. Untuk tingkat perguruan tinggi, kami siapkan beasiswa khusus agar atlet tidak hanya unggul di gelanggang, tetapi juga secara akademik,” ujarnya di hadapan ratusan pesilat dan ofisial.

Selain aspek prestasi, Bupati menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan event olahraga. Kehadiran ratusan atlet dan pendamping disebut memberi efek berganda bagi pelaku UMKM dan sektor perhotelan. “Hotel penuh, dagangan UMKM meningkat. Inilah multiplier effect kegiatan olahraga yang harus terus diperbanyak,” katanya.

Ketua Umum IPSI Jember yang juga Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, menyampaikan bahwa Kejurkab diikuti berbagai kategori usia dengan target pemetaan atlet menuju Porprov 2027. Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dispora untuk memperkuat eksistensi pencak silat melalui kurikulum maupun ekstrakurikuler sekolah.

“Kami optimistis dengan dukungan pelatih bersertifikat nasional, kualitas teknik atlet Jember akan meningkat signifikan,” tegasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan
Program SIKAP Jatim Raih Penghargaan Nasional, 1.548 Sekolah Jadi Penggerak Ketahanan Pangan
TKA SMKN 8 Malang Diikuti 391 Murid, Khofifah Turun Langsung
Kapolres Lamongan Ajak Pelajar SMPN 1 Jauhi Narkoba Lewat POLIDIK

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:22

SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:54

Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Berita Terbaru