Khofifah Terima Dubes Uzbekistan di Grahadi, Jajaki Sister Province Jatim–Samarkand

Sabtu, 14 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima Dubes Uzbekistan Oybek Eshonov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima Dubes Uzbekistan Oybek Eshonov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjajaki kerja sama sister province antara Jawa Timur dan Samarkand saat menerima Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia dan ASEAN, Oybek Eshonov, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (13/2). Inisiatif ini ditargetkan memperkuat perdagangan, pendidikan, kebudayaan, serta jejaring masyarakat kedua wilayah.

Pertemuan tersebut membahas rencana penandatanganan protokol kerja sama yang kini memasuki tahap administrasi dan perizinan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kata Khofifah, berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan RI sesuai ketentuan. Setelah rampung, dokumen akan diajukan untuk memperoleh persetujuan DPRD Jawa Timur.

“Beliau menyampaikan harapan agar kita dapat menandatangani kerja sama sister province antara Jawa Timur dan Samarkand. Proses administratif sedang kami tempuh,” ujar Khofifah.

Rencana penandatanganan dijadwalkan bertepatan dengan kunjungan Gubernur Samarkand ke Jawa Timur pada 4–7 April 2026. Momentum tersebut dinilai strategis untuk menegaskan komitmen kedua pihak sekaligus memperluas ruang kolaborasi antarpemerintah daerah.

Selain aspek ekonomi dan tata kelola, Khofifah menekankan kedekatan historis-spiritual. Ia menyebut banyak pesantren di Jawa Timur melakukan kunjungan religi ke makam Imam Bukhari di Samarkand. Saat ini, rombongan Pesantren Ploso Kediri yang dipimpin Kiai Nurul Huda juga berada di kota tersebut untuk kegiatan keagamaan.

Khofifah menambahkan, salah satu Wali Songo yang berperan dalam penyebaran Islam di Jawa Timur, Maulana Malik Ibrahim, diyakini memiliki keterkaitan dengan kawasan Asia Tengah, termasuk Samarkand. “Ada kekuatan spiritual dan budaya yang menjadi jembatan hubungan Jawa Timur–Samarkand,” katanya.

Dari sisi perdagangan, hubungan kedua wilayah menunjukkan tren positif. Pada Januari–Oktober 2025, nilai ekspor nonmigas Jawa Timur ke Uzbekistan mencapai USD 9,36 juta. Komoditas utama meliputi lemak dan minyak nabati, produk makanan olahan, sabun dan preparat pembersih, serta kertas dan karton.

Di sisi lain, impor Jawa Timur dari Uzbekistan tercatat USD 43,06 juta, didominasi komoditas pupuk yang berkontribusi terhadap sektor pertanian. Pemerintah provinsi memandang keseimbangan dan diversifikasi produk sebagai peluang yang dapat dioptimalkan melalui skema sister province, termasuk promosi investasi dan business matching.

Dubes Oybek Eshonov menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan komitmen mempererat relasi kedua wilayah. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Samarkand serta harapan agar kerja sama yang dirancang memberi manfaat konkret bagi masyarakat.

“Kami sudah berdiskusi banyak hal. Semoga memberi manfaat bagi kedua belah pihak dan semakin mempererat hubungan kami,” ujarnya, seraya menyampaikan ucapan menyambut Ramadan.

Penjajakan sister province ini menambah daftar diplomasi daerah yang diarahkan pada penguatan ekonomi sekaligus jejaring sosial-budaya. Jika proses perizinan tuntas dan persetujuan DPRD diperoleh, Jawa Timur–Samarkand berpeluang membuka babak baru kolaborasi lintas kawasan yang berdampak langsung pada perdagangan, pendidikan, dan pertukaran budaya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru