Tradisi Belah Jimat Kembali Digelar di Probolinggo, Kentongan Lembu Suro Diarak

Senin, 30 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, Radarbangsa.co.id
Tradisi tahunan Belah Jimat Mangunharjo kembali digelar dengan meriah pada Minggu (29/6) pagi, di kawasan Klenteng Kota Probolinggo. Event budaya yang sarat nilai sejarah ini menampilkan puluhan pertunjukan seni dari berbagai komunitas dan melibatkan masyarakat sekitar.

Puluhan pertunjukan seni tradisional tampil bergantian, dari tarian, musik daerah, hingga pertunjukan lintas budaya. Ditambah lagi, stan-stan kuliner lokal milik UMKM turut hadir memeriahkan suasana dan menggerakkan ekonomi lokal.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengatakan sangat antusias mengikuti event ini. Ia menyampaikan, kawasan Kelenteng ini nantinya akan dikembangkan secara bekelanjutan menjadi destinasi wisata baru bertema Pecinan (China Town).

“Sebentar lagi daerah ini akan kita buat daerah Pecinan atau China Town, makin ramai lagi, tidak hanya menunggu momen tapi bisa jadi nanti setiap hari wilayah ini menjadi ramai,” ujarnya.

Wali kota juga memperkenalkan slogan baru yang menggambarkan arah pembangunan kota, yaitu Bersolek : Bersih, Elok, Ramah, Sehjahtera, Organik, Lestari, Eduukatif dan Kreatif.

Sementara itu, Lurah Mangunharjo, Hari menjelaskan bahwa tradisi Belah Jimat bukan sekadar acara seremonial, melainkan media edukasi sejarah bagi generasi muda.

“Belah Jimat Mangunharjo ini memberikan wawasan pada generasi muda tentang sejarah berdirinya Kelurahan Mangunharjo dan mempromosikan potensi seni, budaya serta menggerakkan sektor perekonomian dengan melibatkan UMKM,” ungkapnya.

Rangkaian Belah Jimat dimulai sejak Jumat (27/6), diawali dengan ziarah kubur ke Kepala Desa Mangunharjo yang pertama sampai yang kelima, di mana waktu itu Mangunharjo masih berstatus desa. Pada hari yang sama, juga digelar istigasah dan jamasan Kentongan Lembu Suro, yang dibuat oleh kepala desa kedua pada tahun 1918.

Puncak acaranya berlangsung pada Minggu pagi (29/6), dilaksanakan arak-arakan Kentongan Lembu Suro yang diikuti oleh seluruh RW se-Kelurahan Mangunharjo.

Sejumlah tokoh dan pejabat daerah turut hadir memeriahkan kegiatan ini, diantaranya Ketua TP PKK dr. Evariani, Sekda Kota Probolinggo drg. Ninik Ira Wiabawati, Camat Mayangan Agus Dwiwantoro, Kapolsek Mayangan Heri Sugiono, serta para lurah, RT, RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Kecamatan Mayangan.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru