Trans Jatim Masuk Lamongan, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Langkah Inklusif Pemprov Jatim

Kamis, 10 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, saat memberikan keterangan kepada media terkait apresiasinya terhadap langkah Pemprov Jatim | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, saat memberikan keterangan kepada media terkait apresiasinya terhadap langkah Pemprov Jatim | Foto Dok Ho/RadarBangsa

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas akses transportasi publik kembali menuai dukungan. Kali ini, apresiasi datang dari Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, yang menilai kebijakan pengalihan rute Koridor VII Trans Jatim ke wilayah Lamongan sebagai langkah tepat dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Dikenal dengan sapaan akrab Ning Lia, senator yang juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan itu menyambut baik keputusan Pemprov Jatim untuk tidak memaksakan rute yang sebelumnya direncanakan masuk Terminal Joyoboyo Surabaya namun ditolak oleh Pemerintah Kota setempat. Menurutnya, keputusan mengalihkan rute tersebut justru mencerminkan kepemimpinan yang tanggap, visioner, dan tidak terfokus hanya pada satu kawasan perkotaan.

“Pemprov Jatim tidak terjebak pada ego sektoral. Ketika ada hambatan, mereka mencari peluang baru di wilayah lain. Ini bentuk pemerintahan yang melayani, bukan sekadar mengatur,” ujar Ning Lia kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).

Rute baru Trans Jatim Koridor VII akan melayani jalur dari Lamongan Selatan hingga Paciran, wilayah yang dikenal padat aktivitas masyarakat, serta menjadi pusat pendidikan keislaman dan perguruan tinggi. Di jalur ini terdapat banyak pondok pesantren besar serta destinasi wisata bahari, seperti Pantai Kutang dan WBL.

“Penambahan rute ini bukan hanya memudahkan mobilitas warga, tapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi dan pariwisata lokal. Bayangkan berapa banyak mahasiswa, santri, dan pelaku UMKM yang akan terbantu aksesnya,” imbuh Ning Lia.

Tak hanya itu, Ning Lia turut menyuarakan aspirasi warga Madura yang berharap layanan Trans Jatim juga menjangkau wilayah Pulau Garam. Ia menyebut perluasan jaringan transportasi publik akan memberikan dampak signifikan terhadap pemerataan ekonomi di kawasan timur Jawa Timur.

“Saya mendorong agar perluasan ini berlanjut ke daerah-daerah lain yang masih minim transportasi publik. Ini bukti bahwa Pemprov Jatim hadir untuk rakyat,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur sempat merancang Koridor VII yang melintasi Terminal Porong, Mojosari, Krian, Legundi, dan Joyoboyo Surabaya. Namun karena adanya penolakan dari Pemkot Surabaya, rencana tersebut dialihkan ke Lamongan. Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, menegaskan pihaknya tak menyerah dengan hambatan itu.

“Koridor VII akan kami arahkan ke Lamongan Selatan hingga Paciran. Di sana juga banyak pondok pesantren dan kampus. Ini jalan provinsi, dan kami targetkan peluncurannya Oktober 2025 bertepatan dengan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur,” terang Nyono.

Pemprov Jatim menyatakan bahwa pengembangan layanan Trans Jatim bukan semata demi kelancaran satu kota besar, tetapi sebagai upaya menyambungkan mobilitas antarwilayah secara merata. Khususnya untuk kawasan strategis seperti Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan), yang kini semakin terintegrasi melalui angkutan publik berbiaya murah.

Dengan masuknya Trans Jatim ke Lamongan, diharapkan terjadi peningkatan konektivitas antarwilayah, penurunan beban ongkos transportasi warga, dan penanggulangan kemacetan di jalur-jalur padat. Sebuah langkah nyata menuju transportasi publik yang inklusif, merata, dan berkeadilan sosial.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru