358 Siswa Lolos PPDB di SMPN 1 Mataram, Disdik Kota Siap Penuhi Sisa Kuota

- Redaksi

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMPN 1 Mataram, Saptadi Akbar, menjelaskan progres penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2024/2025 yang telah menjaring 358 siswa melalui jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili. ( Foto Dok IST)

Kepala SMPN 1 Mataram, Saptadi Akbar, menjelaskan progres penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2024/2025 yang telah menjaring 358 siswa melalui jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili. ( Foto Dok IST)

MATARAM, RadarBangsa.co.id — Tahapan awal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025 di SMP Negeri 1 Mataram telah rampung untuk empat jalur seleksi. Sebanyak 358 siswa dinyatakan lolos melalui jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili, mengisi mayoritas bangku yang tersedia untuk tahun ajaran baru.

Kepala SMPN 1 Mataram, Saptadi Akbar, mengonfirmasi bahwa total daya tampung sekolah tahun ini mencapai 495 siswa, yang disebar ke dalam 11 rombongan belajar (rombel). Setiap rombel dirancang menampung maksimal 45 peserta didik.

“Dari total kuota 495 siswa, kami sudah menerima 358 melalui jalur resmi yang ditetapkan, yaitu jalur prestasi, afirmasi, mutasi, dan domisili,” ujar Saptadi kepada RadarBangsa, Rabu (10/7).

Kendati telah terisi sebagian besar, SMPN 1 Mataram masih menyisakan kuota yang belum terpenuhi. Terkait hal ini, pihak sekolah menegaskan bahwa proses pengisian kursi tersisa sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram.

“Sekolah bersifat pasif dalam pengisian sisa kuota. Kami hanya menjalankan petunjuk teknis sesuai arahan resmi dari Disdik. Penentuan peserta tambahan sepenuhnya wewenang dinas,” jelasnya.

Pernyataan ini mempertegas posisi sekolah yang tetap mengikuti regulasi dan tidak membuka ruang untuk seleksi mandiri di luar ketentuan yang berlaku. Di tengah tingginya minat masyarakat, sistem seleksi tetap diatur ketat guna menjaga transparansi dan pemerataan.
Empat jalur seleksi yang telah berjalan mencerminkan upaya Pemkot Mataram dalam menjamin akses pendidikan yang adil dan merata. Jalur prestasi mengakomodasi siswa berkemampuan akademik dan non-akademik unggul, sementara jalur afirmasi ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Adapun jalur mutasi dan domisili memberikan kesempatan bagi siswa dari keluarga yang berpindah tugas atau yang tinggal dekat dengan sekolah.

“Empat jalur ini sudah mencerminkan prinsip keadilan dalam pendidikan. Kami berharap seluruh siswa yang diterima bisa berkembang optimal di lingkungan SMPN 1 Mataram,” tambah Saptadi.

Sebagai salah satu sekolah negeri unggulan di Kota Mataram, SMPN 1 kerap menjadi incaran para orang tua. Saptadi mengimbau agar masyarakat hanya mengikuti informasi resmi dari Disdik Kota Mataram, mengingat maraknya kabar tak valid soal kuota tambahan atau jalur alternatif.

“Kami minta orang tua tidak terpancing informasi tidak benar. Semua proses PPDB ini berbasis sistem dan dikawal langsung oleh dinas terkait,” pungkasnya.

Dengan proses seleksi yang sebagian besar telah rampung, pihak sekolah kini bersiap menyambut tahun ajaran baru. Disdik Kota Mataram diharapkan segera merampungkan tahapan pengisian kuota agar seluruh rombel dapat berjalan optimal sejak hari pertama masuk sekolah.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan
Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya
Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga
Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:46 WIB

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 18:53 WIB

Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya

Senin, 4 Mei 2026 - 09:01 WIB

Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 08:22 WIB

Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga

Berita Terbaru