Truk Maut di Gempol Hantam 8 Rumah, BPBD Pasuruan Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kabupaten Pasuruan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kecelakaan truk di Gempol, Selasa (28/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BPBD Kabupaten Pasuruan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kecelakaan truk di Gempol, Selasa (28/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan kedaruratan kepada delapan keluarga yang rumahnya rusak akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Nasional Surabaya–Malang, Kecamatan Gempol. Bantuan logistik diserahkan langsung kepada warga terdampak pada Selasa (28/7/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan sehari setelah kecelakaan beruntun yang terjadi pada Senin (27/7/2026). Peristiwa tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada delapan rumah warga yang dihantam truk.

Lima rumah terdampak berada di Dusun Ngetal, Desa Karangrejo, sedangkan tiga rumah lainnya berada di Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga pasca-musibah.

“Ini adalah bentuk kepedulian nyata Pemerintah Kabupaten Pasuruan terhadap warga yang menjadi korban dalam musibah kecelakaan beruntun di wilayah Kecamatan Gempol,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, makanan siap saji, tambahan gizi, lauk-pauk, pakaian lansia, selimut, perlengkapan anak (kidsware), hingga terpal untuk menutup bagian bangunan yang mengalami kerusakan.

Salah seorang warga terdampak di Desa Karangrejo, Ahmad (60), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Rumah miliknya menjadi salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat hantaman truk.

“Terima kasih kepada Bupati Pasuruan yang telah bersimpati atas musibah yang kami alami. Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan beban kami,” tuturnya.

Sugeng menjelaskan, karena peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas dan bukan termasuk kategori bencana alam, penanganan lanjutan terkait perbaikan rumah akan dikoordinasikan oleh pemerintah desa dan kecamatan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang berwenang.

“Karena kejadian ini bukan masuk kategori bencana alam, maka untuk penanganan lanjutan akan dikoordinasikan oleh pihak desa dan kecamatan bersama dinas terkait,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru