UMKM Naik Kelas Lewat JATIM BEJO, DPD RI Lia Istifhama Ingatkan Dampak Nyata

Jumat, 9 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama menekankan pentingnya dampak nyata JATIM BEJO bagi UMKM lokal. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama menekankan pentingnya dampak nyata JATIM BEJO bagi UMKM lokal. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Program Jawa Timur Belanja Online (JATIM BEJO) dinilai menjadi instrumen strategis untuk memperluas akses usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar pengadaan pemerintah. Namun, peluang besar tersebut harus diikuti dengan kebijakan yang berdampak nyata agar UMKM tidak berhenti sebatas terdaftar dalam sistem digital.

Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan bahwa JATIM BEJO seharusnya menjadi sarana keberpihakan negara kepada pelaku usaha lokal. Melalui platform ini, UMKM diberi ruang untuk terlibat langsung dalam belanja pemerintah dengan nilai transaksi hingga Rp200 juta.

“JATIM BEJO bukan hanya soal digitalisasi belanja pemerintah. Ini tentang membuka akses pasar negara bagi UMKM yang selama ini sulit masuk karena prosedur pengadaan yang rumit,” ujar Lia.

Menurut Lia, kehadiran marketplace pengadaan daerah menjadi jawaban atas tantangan klasik UMKM yang kerap tersisih dalam sistem belanja pemerintah. Ia mengapresiasi adanya pelatihan gratis bagi pelaku UMKM maupun aparatur pemerintah, serta kolaborasi dengan berbagai marketplace nasional untuk memperluas jangkauan transaksi.

Meski demikian, Lia mengingatkan agar pemerintah daerah tidak berhenti pada aspek administratif. Ia menilai keberhasilan JATIM BEJO harus diukur dari sejauh mana UMKM benar-benar mendapatkan transaksi dan manfaat ekonomi.

“Jangan sampai UMKM hanya menjadi etalase digital. Harus ada keberpihakan nyata dalam realisasi belanja pemerintah,” tegasnya.

Lia juga menyoroti luasnya kategori produk dan jasa yang tersedia di JATIM BEJO, mulai dari alat tulis kantor, makanan dan minuman, jasa kreatif, hingga sektor pertanian dan peternakan. Ragam tersebut dinilai membuka peluang pemerataan ekonomi daerah jika belanja rutin pemerintah diarahkan secara konsisten kepada UMKM lokal.

“Setiap rupiah belanja pemerintah seharusnya berdampak langsung pada ekonomi warga. Ini soal keberanian pemerintah daerah mengutamakan produk lokal,” kata Lia.

Selain akses pasar, Lia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar UMKM mampu memenuhi standar pengadaan pemerintah, mulai dari kualitas produk, ketepatan waktu pengiriman, hingga akuntabilitas administrasi. Menurutnya, keterlibatan UMKM dalam belanja negara juga menjadi proses pembelajaran untuk naik kelas secara berkelanjutan.

“Masuk ke sistem pengadaan pemerintah berarti siap dengan standar yang lebih tinggi. Negara harus hadir mendampingi, bukan hanya membuka pintu,” ujarnya.

Lia berharap JATIM BEJO dapat menjadi pintu masuk transformasi UMKM Jawa Timur menuju kemandirian dan daya saing yang lebih kuat. “Jika UMKM kuat, ekonomi daerah akan kokoh. Negara wajib memastikan kebijakan ini benar-benar bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru