Vaksinasi Rabies dan Edukasi Peternakan Warnai Peringatan di Lamongan

Minggu, 28 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau stan pameran dalam rangka Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2025 di Kawasan Gadjah Mada, Minggu (28/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau stan pameran dalam rangka Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2025 di Kawasan Gadjah Mada, Minggu (28/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Bulan Bakti Peternakan sekaligus memperingati World Rabies Day 2025, Minggu (28/9), di Kawasan Gadjah Mada. Acara ini dihadiri ratusan masyarakat, peternak, serta pelaku usaha yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai kesehatan hewan dan potensi peternakan lokal.

Kegiatan utama ditandai dengan vaksinasi rabies gratis untuk hewan peliharaan, pemeriksaan kesehatan hewan secara cuma-cuma, serta talkshow interaktif tentang penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Langkah ini menjadi salah satu strategi Pemkab Lamongan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies sekaligus menjaga kesehatan hewan ternak maupun peliharaan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menegaskan bahwa peternakan memiliki peran vital dalam mendukung program swasembada pangan. Menurutnya, selain sektor pertanian, peternakan adalah pilar penting yang dapat mendorong kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendukung realisasi swasembada pangan. Peternakan menjadi salah satu pendukungnya. Maka dari itu, peternakan harus berkembang pesat dan maju, sehingga peternak juga sejahtera,” ujar Pak Yes dalam sambutannya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab menyerahkan tiga unit kendaraan roda tiga (tosa) untuk mendukung operasional gudang pakan desa. Hingga saat ini, sudah ada 18 gudang pakan yang dibangun untuk membantu peternak mengatasi masalah tingginya harga pakan sekaligus menjaga ketersediaan bahan baku.

Acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran 31 stan pameran peternakan. Beberapa di antaranya adalah Japfa Comfeed, produk olahan kayu putih, Azria Pet Shop, produk olahan Bakalan Pule, UPT Pembibitan, hingga kelompok tani ternak lokal seperti Rojokoyo Makmur dari Tikung yang menampilkan inovasi bank pakan 2024. Tak ketinggalan, peternak menampilkan kandang kambing portabel serta produk complete feed untuk pakan berkualitas tinggi.

Selain pameran, peserta juga mendapat edukasi seputar cara pencegahan penyakit, teknik beternak modern, serta peluang ekspor produk peternakan. Edukasi ini dianggap penting karena masih banyak peternak yang menghadapi tantangan berupa penyakit menular, biaya pakan tinggi, hingga keterbatasan akses pasar.

Ketua kelompok ternak Desa Trepan, salah satu peserta pameran, menyebut acara ini membawa manfaat besar.

“Kami jadi bisa bertukar pengalaman, belajar tentang manajemen pakan, sampai tahu cara mencegah penyakit rabies yang seringkali dianggap sepele. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus rutin digelar,” katanya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Lamongan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan dan kualitas peternakan semakin meningkat. Peringatan World Rabies Day pun dimaknai lebih luas, bukan hanya soal kesehatan hewan peliharaan, tetapi juga keberlanjutan sektor peternakan daerah.

Pak Yes menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak bersinergi. “Dengan kolaborasi antara pemerintah, peternak, dan masyarakat, Lamongan bisa menjadi daerah dengan peternakan yang mandiri dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru