Viral Pesan Ning Lia Anggota DPD RI di Surabaya : Pemuda Diminta Cerdas Saring Informasi dan Kawal Demokrasi

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama, mengajak pemuda cerdas kawal demokrasi , Senin 30/03/2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama, mengajak pemuda cerdas kawal demokrasi , Senin 30/03/2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Momentum Syawalan Pemuda Jawa Timur menjadi ruang refleksi penting bagi generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital dan dinamika demokrasi yang kian kompleks. Dalam forum tersebut, Lia Istifhama dan Ketua KPU Jawa Timur Aang Kunaifi menyuarakan pesan tegas agar pemuda tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktif dan kritis mengawal proses demokrasi.

Kegiatan yang dihadiri berbagai elemen pemuda ini menyoroti isu krusial, mulai dari banjir informasi hingga potensi disinformasi yang dapat memengaruhi kualitas demokrasi, terutama menjelang Pemilu 2029.

Dalam suasana hangat penuh silaturahmi, Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia tampil memberikan penekanan pada pentingnya literasi informasi di era digital. Ia menilai tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan sekadar akses informasi, melainkan kemampuan memilah kualitasnya.

Menurutnya, derasnya arus informasi kerap membuat publik kesulitan membedakan mana yang faktual dan mana yang menyesatkan. Kondisi ini berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap figur kepemimpinan dan arah kebijakan bangsa.

“Strateginya adalah bagaimana kita cerdas membaca kualitas. Tantangan kita hari ini adalah referensi publik,” ujar Ning Lia di hadapan peserta.

Ia menegaskan bahwa pilihan masyarakat dalam demokrasi tidak bisa dilepaskan dari persepsi terhadap integritas seseorang. Karena itu, kualitas individu, terutama calon pemimpin, menjadi faktor kunci yang harus diperkuat.

Di sisi lain, Ning Lia juga menyinggung tingginya sensitivitas masyarakat Indonesia, khususnya di media sosial. Ia menyebut peran netizen sangat besar dalam membentuk opini publik yang bisa berdampak luas.

“Kita tidak bisa menyalahkan masyarakat. Seseorang dipilih karena dianggap memiliki integritas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jawa Timur Aang Kunaifi menambahkan bahwa partisipasi publik, khususnya pemuda, tidak boleh berhenti pada hari pencoblosan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan sejak tahap awal proses demokrasi.

“Sering kali kita merasa cukup hanya datang dan memilih. Padahal demokrasi itu proses panjang,” kata Aang.

Ia juga menyoroti masih adanya sikap apatis di tengah masyarakat yang berpotensi melemahkan kualitas demokrasi jika tidak segera diatasi.

“Kalau kita tidak peduli, lalu siapa lagi?” ujarnya.

Pesan yang disampaikan kedua tokoh ini menjadi relevan di tengah meningkatnya potensi penyebaran hoaks dan disinformasi menjelang kontestasi politik. Pemuda sebagai kelompok dominan pengguna media digital dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas informasi publik.

Jika tidak diimbangi dengan literasi yang baik, derasnya informasi justru berisiko memicu polarisasi, konflik sosial, hingga menurunnya kepercayaan terhadap institusi demokrasi. Sebaliknya, keterlibatan aktif dan kritis pemuda dapat menjadi benteng utama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemilu.

Menjelang Pemilu 2029, Aang menegaskan bahwa tantangan demokrasi akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan dinamika sosial. Ia memastikan KPU terbuka terhadap partisipasi publik, namun menekankan bahwa keberhasilan demokrasi tidak bisa berjalan tanpa keterlibatan masyarakat.

“Demokrasi tidak bisa berjalan sendiri tanpa partisipasi masyarakat, terutama anak-anak muda,” pungkasnya.

Baca Juga:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

KPU Jatim Wanti-Wanti Pemuda Soal Partisipasi Politik, Ini Pemicunya
Syawalan di Surabaya, Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi Ingatkan Bahaya Apatisme Demokrasi
Paripurna DPRD Lamongan: Tambahan Perda Air Minum Disetujui, Ini Dampaknya
Bupati Jember Gus Fawait Gandeng Laskar Merah Putih, Sinergi Ormas–Pemkab Diperkuat di Pendopo Wahyawibawagraha
Kehadiran Lia Istifhama di IKA-PMII, 10 Peran Strategis yang Dinilai Perkuat Gerakan Alumni untuk Rakyat
Program Bunga Desaku di Jember Didukung DPRD, Dinilai Selaras Visi Presiden Prabowo Dekatkan Pelayanan ke Rakyat
Paradoks Kakao RI: Produksi Besar, Impor Rp18,7 Triliun, DPD RI Lia Istifhama Dukung Hilirisasi Prabowo
Impor Kakao Rp18,7 Triliun Disorot di Surabaya, Anggota DPD RI Lia Istifhama Sebut Ironi di Tengah Status Produsen Dunia

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:46 WIB

KPU Jatim Wanti-Wanti Pemuda Soal Partisipasi Politik, Ini Pemicunya

Senin, 30 Maret 2026 - 15:34 WIB

Syawalan di Surabaya, Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi Ingatkan Bahaya Apatisme Demokrasi

Senin, 30 Maret 2026 - 15:21 WIB

Viral Pesan Ning Lia Anggota DPD RI di Surabaya : Pemuda Diminta Cerdas Saring Informasi dan Kawal Demokrasi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:59 WIB

Paripurna DPRD Lamongan: Tambahan Perda Air Minum Disetujui, Ini Dampaknya

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:54 WIB

Bupati Jember Gus Fawait Gandeng Laskar Merah Putih, Sinergi Ormas–Pemkab Diperkuat di Pendopo Wahyawibawagraha

Berita Terbaru