Syawalan di Surabaya, Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi Ingatkan Bahaya Apatisme Demokrasi

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi saat Syawalan Pemuda Jatim di Surabaya, Minggu (29/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi saat Syawalan Pemuda Jatim di Surabaya, Minggu (29/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi, menyoroti masih tingginya sikap apatis di kalangan pemuda dalam proses demokrasi. Hal itu disampaikannya dalam forum Syawalan Pemuda Jawa Timur di Surabaya, Minggu (29/3/2026).

Dalam suasana hangat bulan Syawal, Aang mengingatkan bahwa demokrasi tidak berhenti pada momentum pencoblosan, melainkan proses panjang yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Aang menegaskan, selama ini banyak masyarakat merasa cukup hanya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Padahal, menurutnya, partisipasi publik seharusnya dimulai sejak tahapan awal hingga pengawasan jalannya pemilu.

Ia menilai, rendahnya kepedulian menjadi tantangan serius dalam menjaga kualitas demokrasi. Terlebih di era digital, arus informasi yang cepat justru sering tidak diimbangi dengan sikap kritis masyarakat.

Dalam forum tersebut, Aang juga menyoroti peran teknologi yang sebenarnya membuka ruang luas bagi pemuda untuk terlibat. Diskusi publik, akses informasi, hingga pengawasan kini bisa dilakukan secara lebih mudah.

“Sering kali kita merasa cukup hanya datang dan memilih. Padahal, demokrasi itu proses panjang,” ujar Aang.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan transparan.

“Kalau kita tidak peduli, lalu siapa lagi? Demokrasi yang baik itu lahir dari masyarakat yang mau terlibat,” tegasnya.

Menjelang Pemilu 2029, peran generasi muda dinilai semakin strategis. Tingginya jumlah pemilih muda dapat menjadi penentu arah demokrasi, sekaligus menjadi kekuatan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu.

Namun, tanpa kesadaran dan partisipasi aktif, potensi tersebut justru berisiko melemahkan kualitas demokrasi. Apalagi, maraknya hoaks dan disinformasi di media digital dapat memengaruhi persepsi publik jika tidak disikapi secara kritis.

Aang berharap pemuda Jawa Timur mampu menjadi agen perubahan yang adaptif dan berani terlibat aktif dalam setiap proses demokrasi.

“KPU selalu terbuka, tapi demokrasi tidak bisa berjalan sendiri tanpa partisipasi masyarakat, terutama anak muda,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi
Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Anggota DPD Lia Istifhama Apresiasi Perhatian Pemprov Jatim terhadap Pendidikan Al-Qur’an
Defisit Fiskal Disorot DPRD Ngawi, Perda Perubahan APBD 2026 Disahkan
Anggota DPR RI Lia Istifhama Apresiasi Gresik Hajj Fest, Dorong Layanan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:17

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur

Selasa, 15 September 2026 - 18:30

LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi

Selasa, 15 September 2026 - 14:12

Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun

Selasa, 15 September 2026 - 10:05

Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Berita Terbaru