Wabup Pasuruan: Beasiswa Kebidanan dan Keperawatan Adalah Investasi Masa Depan Daerah

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan KH. Abdul Shobih (Gus Shobih) secara simbolis mengenakan atribut mahasiswa baru pada salah satu penerima beasiswa D3 Kebidanan dan Keperawatan dalam kegiatan PKKMB di Kampus Akademi Kebidanan Sakinah Pasuruan, Kamis (4/9/2025). (Dok foto Prokopim)

Wakil Bupati Pasuruan KH. Abdul Shobih (Gus Shobih) secara simbolis mengenakan atribut mahasiswa baru pada salah satu penerima beasiswa D3 Kebidanan dan Keperawatan dalam kegiatan PKKMB di Kampus Akademi Kebidanan Sakinah Pasuruan, Kamis (4/9/2025). (Dok foto Prokopim)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperkuat pembangunan sektor kesehatan melalui peningkatan kualitas tenaga medis. Salah satunya lewat program beasiswa penuh untuk pendidikan D3 Kebidanan dan Keperawatan, yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang.

Wakil Bupati Pasuruan, KH. Abdul Shobih atau akrab disapa Gus Shobih, menegaskan bahwa program ini merupakan investasi tak ternilai bagi masa depan daerah.

“Beasiswa ini adalah investasi masa depan buat Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Program ini memang tidak bisa dinikmati secara instan seperti pembangunan jalan, tetapi manfaatnya baru akan terlihat tiga hingga lima tahun mendatang,” kata Gus Shobih saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Akademi Kebidanan Sakinah Pasuruan, Kamis (4/9/2025).

Menurutnya, fasilitasi pendidikan gratis tersebut menjadi bagian dari visi-misi kepemimpinan dirinya bersama Bupati. Program ini diharapkan melahirkan generasi tenaga kesehatan unggul yang siap menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi.

“Kalau adik-adik bisa lolos meraih beasiswa, manfaatkan ilmu itu untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan begitu, IPM kita juga akan ikut terdongkrak,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Shobih juga mengingatkan mahasiswa baru agar memanfaatkan masa studi dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya sikap profesional dan kepedulian sosial saat kelak bertugas di lapangan.

“Nanti ilmu yang kalian peroleh bisa dipraktikkan untuk menyelamatkan bayi yang dilahirkan seorang ibu. Itu bukan hanya tugas mulia, tetapi juga membawa pahala yang luar biasa,” ucapnya sambil tersenyum.

Program beasiswa ini diberikan kepada 40 mahasiswa terpilih, terdiri dari 20 mahasiswa D3 Kebidanan dan 20 mahasiswa D3 Keperawatan. Beasiswa tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga biaya hidup, seragam, uang gedung, hingga prosesi wisuda.

Gus Shobih menambahkan, Pemkab Pasuruan ingin memastikan bahwa lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi administratif, tetapi benar-benar mendidik dan membentuk karakter mahasiswa.

“Selamat mengikuti PKKMB. Pemerintah tidak menginginkan ada praktik perpeloncoan atau pembullyan. Semua kegiatan harus mengarah pada pendidikan yang sehat,” pesannya.

Dengan nada penuh optimisme, Gus Shobih menutup sambutannya dengan pesan khusus kepada para penerima beasiswa.

“Rajinlah belajar, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Suatu saat kalian akan menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan masyarakat. Pemerintah percaya, kalianlah calon tenaga kesehatan tangguh yang akan membanggakan Pasuruan,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:09 WIB

Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sekda Kabupaten Malang bersama Ketua DWP saat pembinaan organisasi di DPMPTSP, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Bupati Malang Sanusi saat meninjau pelayanan dan fasilitas RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB