PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memperkuat pembangunan sektor kesehatan melalui peningkatan kualitas tenaga medis. Salah satunya lewat program beasiswa penuh untuk pendidikan D3 Kebidanan dan Keperawatan, yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari berbagai latar belakang.
Wakil Bupati Pasuruan, KH. Abdul Shobih atau akrab disapa Gus Shobih, menegaskan bahwa program ini merupakan investasi tak ternilai bagi masa depan daerah.
“Beasiswa ini adalah investasi masa depan buat Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Program ini memang tidak bisa dinikmati secara instan seperti pembangunan jalan, tetapi manfaatnya baru akan terlihat tiga hingga lima tahun mendatang,” kata Gus Shobih saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Akademi Kebidanan Sakinah Pasuruan, Kamis (4/9/2025).
Menurutnya, fasilitasi pendidikan gratis tersebut menjadi bagian dari visi-misi kepemimpinan dirinya bersama Bupati. Program ini diharapkan melahirkan generasi tenaga kesehatan unggul yang siap menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi.
“Kalau adik-adik bisa lolos meraih beasiswa, manfaatkan ilmu itu untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan begitu, IPM kita juga akan ikut terdongkrak,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Shobih juga mengingatkan mahasiswa baru agar memanfaatkan masa studi dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya sikap profesional dan kepedulian sosial saat kelak bertugas di lapangan.
“Nanti ilmu yang kalian peroleh bisa dipraktikkan untuk menyelamatkan bayi yang dilahirkan seorang ibu. Itu bukan hanya tugas mulia, tetapi juga membawa pahala yang luar biasa,” ucapnya sambil tersenyum.
Program beasiswa ini diberikan kepada 40 mahasiswa terpilih, terdiri dari 20 mahasiswa D3 Kebidanan dan 20 mahasiswa D3 Keperawatan. Beasiswa tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga biaya hidup, seragam, uang gedung, hingga prosesi wisuda.
Gus Shobih menambahkan, Pemkab Pasuruan ingin memastikan bahwa lembaga pendidikan tidak hanya berfungsi administratif, tetapi benar-benar mendidik dan membentuk karakter mahasiswa.
“Selamat mengikuti PKKMB. Pemerintah tidak menginginkan ada praktik perpeloncoan atau pembullyan. Semua kegiatan harus mengarah pada pendidikan yang sehat,” pesannya.
Dengan nada penuh optimisme, Gus Shobih menutup sambutannya dengan pesan khusus kepada para penerima beasiswa.
“Rajinlah belajar, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Suatu saat kalian akan menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan masyarakat. Pemerintah percaya, kalianlah calon tenaga kesehatan tangguh yang akan membanggakan Pasuruan,” pungkasnya.
Lainnya:
- UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman
- Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak
- Banyuwangi Disorot Nasional, Sabet Penghargaan Ekosistem Halal dari UB
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








