Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Sidak Pasar Porong Jelang Idul Fitri 2026, Pastikan Harga Sembako Stabil

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana meninjau harga sembako saat sidak di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana meninjau harga sembako saat sidak di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SUDOARJO, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Porong, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (24/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Sidak dilakukan dengan meninjau langsung lapak pedagang sembako, daging, sayuran, hingga kebutuhan harian lainnya. Mimik juga berdialog dengan pedagang dan pembeli guna memperoleh gambaran riil terkait perkembangan harga serta pasokan barang di lapangan.

“Menjelang Idul Fitri biasanya terjadi lonjakan permintaan. Kami ingin memastikan stok aman dan harga tetap stabil sehingga masyarakat tidak terbebani,” ujar Mimik di sela-sela peninjauan.

Dari hasil pemantauan sementara, sebagian besar harga komoditas terpantau relatif stabil. Namun, terdapat kenaikan pada beberapa bahan pokok seiring meningkatnya permintaan musiman. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait serta distributor guna mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar.

Selain persoalan harga, Mimik turut menyoroti kondisi fasilitas pasar. Sejumlah pengunjung mengeluhkan jalan di area pasar yang bergelombang dan dinilai mengganggu kenyamanan serta keselamatan. Ia memastikan pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pengelola pasar dan paguyuban pedagang untuk pembenahan.

“Kondisi Pasar Porong perlu perhatian bersama. Masih banyak lapak kosong dan aktivitas belum ramai. Pemerintah harus hadir mencarikan solusi agar pasar kembali hidup,” tegasnya.

Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di luar area pasar juga menjadi perhatian. Pemkab akan mengkaji penataan agar aktivitas jual beli lebih tertata dan merata, sekaligus mendorong daya saing pasar tradisional.

Mimik menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kualitas fasilitas pasar demi kenyamanan pedagang dan masyarakat menjelang Idul Fitri 2026. “Kami ingin masyarakat menyambut Idul Fitri dengan tenang, tanpa khawatir soal kebutuhan pokok,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru