Wamenaker Sebut Olahan Lokal Ternate Punya Kualitas Ekspor

Sabtu, 19 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker Afriansyah Noor saat mengunjungi usaha Fala Satu Putri di Ternate, Jumat (18/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Wamenaker Afriansyah Noor saat mengunjungi usaha Fala Satu Putri di Ternate, Jumat (18/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

TERNATE, RadarBangsa.co.id — Produk olahan pangan berbasis bahan lokal yang dikembangkan Kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan di Kota Ternate mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor.

Melalui usaha rumahan Fala Satu Putri di Jalan Pertamina 277, Tafure, Ternate Utara, kelompok yang dikelola Maryani Ade bersama enam anggota tersebut mengolah sejumlah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah.

Produk yang dihasilkan antara lain stik kenari, abon ikan tuna, dan abon ikan garo rica. Khusus stik kenari, tersedia enam varian rasa, yakni ikan tore, kenari, keju, pala, ubi ungu, serta bawang seledri.

Saat mengunjungi Fala Satu Putri pada Jumat (18/9/2026), Afriansyah menilai produk yang dikembangkan kelompok tersebut memiliki kualitas yang dapat bersaing di pasar lebih luas.

“Saya sangat apresiasi usaha produk lokal stik dan abon ini karena usaha yang diproduksi Bu Maryani ini memiliki kualitas ekspor,” ujar Afriansyah.

Menurut Afriansyah, kualitas produk juga didukung kemasan yang baik serta telah dilengkapi label halal. Kondisi tersebut, kata dia, membuat produk Fala Satu Putri siap diperjualbelikan sebagai oleh-oleh khas Ternate.

“Makanan ringan ini memiliki kemasan yang bagus, sudah dilengkapi label halal, dan sangat siap diperjualbelikan sebagai oleh-oleh khas bagi siapa saja yang berkunjung ke Ternate,” katanya.

Pengembangan usaha Fala Satu Putri menjadi bagian dari dukungan Kementerian Ketenagakerjaan terhadap peserta TKM. Dukungan tersebut diberikan melalui pelatihan dan bantuan usaha untuk membantu peserta mengembangkan kegiatan usaha secara berkelanjutan.

Pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk siap jual juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi dari potensi yang tersedia di daerah. Dalam konteks TKM, pengembangan usaha tersebut diarahkan untuk mendukung keberlanjutan kegiatan ekonomi kelompok.

Bagi Maryani, kunjungan Wamenaker menjadi dorongan untuk terus mengembangkan usaha yang telah dijalankan bersama anggota kelompoknya.

“Saya berharap semoga usaha ini menjadi lebih baik lagi dan bisa terus berkembang ke depannya,” kata Maryani.

Dalam kunjungan itu, Afriansyah didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku Utara Marwan serta Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Maluku Utara Irnawati Dahman.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Ini yang Perlu Disiapkan Peserta
Baksos HUT ke-81 TNI di Lamongan, 22 Anak Ikuti Khitanan Gratis
Jelang Survei Akreditasi, RSUD H. Moh Ruslan Mataram Perkuat Budaya Mutu
Gus Fawait Sebut Cerutu Jember Tembus Hampir 45 Negara
PAD Jember Naik 32,36 Persen Tanpa Naikkan Tarif Pajak
CFD Durungbedug Sidoarjo Libatkan 360 UMKM, Digelar Tiap Minggu
Hari Jadi ke-1097, Rusdi Sutejo Ajak Semua Elemen Bangun Pasuruan
Pasuruan Carnival 2026 Libatkan 39 Kontingen dari 24 Kecamatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:19

MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Ini yang Perlu Disiapkan Peserta

Minggu, 20 September 2026 - 20:02

Baksos HUT ke-81 TNI di Lamongan, 22 Anak Ikuti Khitanan Gratis

Minggu, 20 September 2026 - 19:46

Jelang Survei Akreditasi, RSUD H. Moh Ruslan Mataram Perkuat Budaya Mutu

Minggu, 20 September 2026 - 19:09

Gus Fawait Sebut Cerutu Jember Tembus Hampir 45 Negara

Minggu, 20 September 2026 - 19:00

PAD Jember Naik 32,36 Persen Tanpa Naikkan Tarif Pajak

Berita Terbaru