Wartawan Kompas.com Angkat Kuliner Bangkalan Raih Juara

Kamis, 25 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wartawan Kompas.com, Yulian Isna Sri Astuti (kiri), menerima piala dan piagam penghargaan sebagai juara pertama lomba news writing Diskominfo Merdeka Fest 2025 di Bangkalan, Rabu (24/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wartawan Kompas.com, Yulian Isna Sri Astuti (kiri), menerima piala dan piagam penghargaan sebagai juara pertama lomba news writing Diskominfo Merdeka Fest 2025 di Bangkalan, Rabu (24/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Dunia jurnalistik di Kabupaten Bangkalan kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Yulian Isna Sri Astuti, wartawan Kompas.com yang bertugas di wilayah tersebut, berhasil meraih juara pertama lomba news writing dalam ajang Diskominfo Merdeka Fest 2025.

Penghargaan itu diraih berkat tulisannya yang mengangkat kuliner khas Bangkalan. Pilihan tema ini menurut Yulian lahir dari kepeduliannya untuk memperkenalkan kekayaan lokal yang selama ini belum banyak terpublikasikan.

“Alhamdulillah, saya senang sekali bisa mendapatkan juara satu di lomba ini. Saya memilih tema kuliner karena memang banyak sekali kuliner Bangkalan yang belum terpublis dan jarang diberitakan. Harapannya, masyarakat bisa lebih tahu makanan-makanan legendaris di Bangkalan, sekaligus memperkenalkan kuliner daerah ini secara lebih luas,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Bagi jurnalis muda ini, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi juga pintu masuk untuk memahami budaya dan sejarah masyarakat. Proses peliputan menjadi momen berharga karena dilakukan di lingkungan yang dekat dengan kesehariannya.

“Liputannya sebenarnya tidak sulit, justru saya mendapatkan banyak cerita baru dan pengetahuan tentang sejarah kuliner Bangkalan. Dari situ saya semakin sadar bahwa setiap makanan punya kisah, dan kisah itu layak untuk diceritakan,” jelas Yulian.

Karya tulisnya mencerminkan perpaduan antara keterampilan jurnalistik dan kepedulian pada potensi daerah. Ia menilai bahwa Bangkalan menyimpan banyak cerita yang bisa dieksplorasi, tidak hanya lewat kuliner tetapi juga melalui budaya, sejarah, hingga kehidupan sosial.

“Bangkalannya kaya cerita, tinggal bagaimana kita bisa mengemasnya. Lomba ini membuktikan bahwa karya jurnalistik bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan potensi lokal kepada dunia,” tambahnya.

Merdeka Fest 2025 sendiri menjadi ruang kreatif bagi para jurnalis, penulis, dan konten kreator untuk menampilkan karya terbaiknya. Ajang ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak tulisan yang mampu mengangkat identitas daerah ke panggung nasional, bahkan internasional.

Kemenangan Yulian menjadi inspirasi bahwa kekayaan lokal bisa menjadi sumber cerita yang kuat dan berdaya tarik tinggi. Melalui tulisan, potensi daerah tidak hanya dikenalkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya. “Setiap kisah layak untuk diceritakan, terutama yang lahir dari tanah kelahiran sendiri,” pungkas Yulian Isna Sri Astuti.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru