Waspadai Survei Gimmick Menjelang Pilkada Lamongan 2024

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Sosial dari Prakarsa Jawa Timur Madekhan Ali (IST)

Pengamat Sosial dari Prakarsa Jawa Timur Madekhan Ali (IST)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang hari coblosan Pilkada 2024 pada 27 November, semakin banyak hasil survei elektabilitas pasangan calon yang dipublikasikan. Hal ini turut disorot oleh Pengamat Sosial dari Prakarsa Jawa Timur, Madekhan Ali, terkait dengan survei terbaru yang dilaksanakan oleh relawan Laskar Hijau pada 11 hingga 13 November 2024.

Pak Made, sapaan akrabnya, mengingatkan bahwa pelaksanaan survei adalah hak setiap lembaga atau kelompok masyarakat. Menurutnya, survei merupakan bentuk partisipasi politik masyarakat dalam Pilkada 2024. Namun, ia menekankan pentingnya untuk menghubungkan hasil survei dengan metodologi yang digunakan dan kredibilitas lembaga pelaksananya.

“Apapun hasil survei, harus dilihat dari metodologi survei dan profil lembaga yang melaksanakannya,” ungkap Pak Made, Kamis (14/11). Ia menyarankan agar masyarakat lebih kritis, mempertanyakan apakah lembaga yang melakukan survei memiliki kredibilitas dan pengakuan di tingkat nasional, karena lembaga dengan karakteristik tersebut umumnya menghasilkan survei yang dapat dipercaya.

Lebih lanjut, Pak Made mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dengan survei yang dilakukan oleh kelompok masyarakat atau lembaga baru yang muncul menjelang Pilkada. Ia menilai bahwa survei jenis ini sering kali digunakan sebagai gimmick atau strategi untuk mempengaruhi pilihan pemilih.

“Survei yang hanya digunakan untuk trik biasanya tidak memiliki metodologi yang jelas, bahkan seringkali tidak mau menjelaskan metodologinya,” ujarnya. Pak Made juga menambahkan, bahwa survei semacam ini dapat merusak citra lembaga survei independen dan membodohi masyarakat jika disebarluaskan tanpa klarifikasi yang tepat.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan
Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan
Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif
Blitar Siaga El Nino, Stok Pangan Aman Setahun Penuh
Pemkab Bangkalan Perkuat Posyandu, Layanan Kesehatan Desa Kini Digenjot
Laba Bank Jatim Melonjak, Dividen Naik, UMKM Jadi Andalan
Disperinaker Bangkalan Buka Jalan Kerja Luar Negeri, Lulusan SMK Dibidik Siap Bersaing
Waspadai Survei Gimmick Menjelang Pilkada Lamongan 2024

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:48 WIB

Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:42 WIB

Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:08 WIB

Pemkab Bangkalan Perkuat Posyandu, Layanan Kesehatan Desa Kini Digenjot

Berita Terbaru

Sekda Kabupaten Malang bersama Ketua DWP saat pembinaan organisasi di DPMPTSP, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Bupati Malang Sanusi saat meninjau pelayanan dan fasilitas RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB

Sekjen Kemnaker memberikan arahan kepada warga binaan di Lapas Malang, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Kemnaker Buka Akses Kerja Mantan Napi, Dorong Dunia Kerja Inklusif

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:42 WIB